Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Menkop RI Percepat Pembangunan SPBUN, Diskop UKM Aceh: Sangat Dukung Program Ini

menkop
Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Koperasi UKM Aceh, Kamaluddin, SE, M.Si. (Foto: hariandaerah.com/Herlin)

BANDA ACEH – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) RI, Teten Masduki menggagas SPBUN di berbagai provinsi di Indonesia sebagai pilot projek program Solar untuk Koperasi Nelayan (Solusi). Menteri Koperasi dan UKM akan mempercepat pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum untuk Nelayan (SPBUN). Pasalnya, masih banyak nelayan yang membeli solar dengan harga mahal.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Aceh, Azhari S.Ag, M.Si melalui Kepala Bidang (Kabid) Kelemmbagaan T. Kamaluddin SE M.Si, kepada media hariandaerah.com, di ruang kerjanya, Selasa (13/6/2023).

Kamaluddin mengatakan, kehadiran SPBUN merupakan solusi bagi nelayan yang memiliki kapal ukuran 10 GT ke bawah untuk mendapatkan harga solar sesuai harga resmi Rp 6.800/liter. Dalam pelaksanaannya Kemenkop UKM bekerja sama dengan Kementerian BUMN, PT Pertamina (Persero) dan BRI dalam menghadirkan SPBUN Program Solar untuk Koperasi (Solusi).

Sementara itu, Kamaluddin menyebutkan, untuk provinsi Aceh sebanyak 7 kabupaten kota yang akan di bagun SPBUN Program Solar untuk Koperasi (Solusi) dan telah mengajukan proposalnya ke Kementrian Koperasi.

BACA JUGA:  Dewan Pimpinan Partai PKB Resmi Daftarkan Bacaleg Ke KIP Simeulue

“Untuk Aceh sendiri sebanyak 7 kabupaten/kota telah mengajukan proposal untuk membangun SPBUN  di daerah” katanya.

Kamaluddin menjelaskan, tujuh kabupeten yang mengajukan proposal tersebut merupakan wilayah pesisir Aceh yang berdekatan langsung dengan laut, agar nelayan yang ingin mengisi BBM tidak mengeluarkan biaya lebih lagi.

Namun, kata Kamaluddin, tujuh kabupaten itu masih di seleksi atau di evaluasi oleh pihak Kemenkop RI apakah wialayah tersebut layak untuk dibangun SPBUN atau tidak.

“Nantiknya tujuh kabuapetn/kota itu akan dievaluasi lagi apak layak atau tidak dibangun SPBUN oleh Kemekop RI” jelasnya.

Kamaluddin menyampaikan, adapun tujuh Kabupaten Kota yang telah mengajukan proposal SPUBN Program Solar untuk Koperasi Nelayan (Solusi ) dari Kemenkop RI diantaranya Simeulue, Aceh Timur, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Selatan dan Pidie Jaya.

“Sementara yang telah mengajukan proposal ke Kemenkop RI yaitu koperasi nelayan dari kabupen simeulue, sedangkan kabupaten lainnya masih dalam tahapan pembuatan proposal yang nantinaya akan di ajukan,” ujarnya.

BACA JUGA:  BI Aceh: Peran Media Kunci dalam Mendukung Kebijakan Ekonomi di Era Digital

Oleh karena itu, Kamaluddin sangat mendukung dengan adanya kehadiran SPBUN Solusi ini, pasalnya dapat memudahkan para nelayan dalam mendapatkan harga minyak yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Kabid Kelembagaan Diskop UKM Aceh, juga berharap dengan adanya SPBUN sebagai program Solar untuk Koperasi Nelayan (Solusi ) yang ada di kawasan wisata Gaki Tuan, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, dapat memudah nelayan serta dapat mensejahrakan dalam meningkat ekonomi di daerah pesisir tersebut.

“Kita berharap fasilitas yang ada saat ini nantinya dapat dikembangkan lagi, khususnya di kawasan pesisir sehingga seluruh masyarakat Aceh yang bekerja sebagai nelayan dapat memperoleh bahan bakar minyak dengan mudah dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah,” pungkasnya.

 

 

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *