Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Kebakaran Hanguskan Sejumlah Bangunan Dekat Suzuya Mall Seutui, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

WhatsApp Image 2026 07 27 at 00.01.19
Petugas Damkar bersama warga memadami sisa kebakaran yang menghanguskan sejumlah bangunan di Jalan Teuku Umar, dekat Suzuya Mall Seutui, Gampong Lamteumen Timur, Minggu (26/7/2026)./Foto: KM/HD

BANDA ACEH – Kebakaran menghanguskan sejumlah bangunan di Jalan Teuku Umar, Gampong Lamteumen Timur, kawasan dekat Suzuya Mall Seutui, Banda Aceh, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 14.20 WIB.

Kebakaran tersebut menghanguskan dua unit ruko yang digunakan sebagai bengkel ban mobil dan bengkel sepeda motor, satu unit rumah yang digunakan sebagai kos-kosan, serta satu warung kopi.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol. Andi Kirana, melalui Kapolsek Jaya Baru, Iptu Tea Gustianingsih mengatakan, api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran dari Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar dikerahkan ke lokasi.

“Saat ini api sudah berhasil dipadamkan. Untuk penyebab kebakaran masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Unit Inafis Polresta Banda Aceh,” kata Tea.

BACA JUGA:  Pangdam IM Terima Kunjungan Kerja Ketum KONI Pusat

Menurut keterangannya, bangunan warung kopi hanya mengalami kerusakan sebagian, sedangkan sejumlah bangunan lainnya ludes terbakar.

“Dalam peristiwa itu dipastikan tidak ada korban jiwa. Saat ini situasi aman dan terkendali, sementara penyelidikan masih berlangsung,” tuturnya.

Sebelum kebakaran meluas, kata Tea, salah seorang karyawan Warung Galon Kupi disebut melihat kabel yang terbakar di dinding rumah kos yang berada di sebelah warung kopi tersebut.

Pemilik rumah kemudian meminta pertolongan warga. Upaya pemadaman awal dilakukan secara manual sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Selain bangunan, api juga menghanguskan satu unit sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi BK 2762 KKL.

BACA JUGA:  Serangan Andrie Yunus: IMM Sumenep Minta Usut Hingga Otak Intelektualnya

Sementara itu, sebanyak 12 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

Pasca kebakaran, Unit Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran.

“Mereka melakukan identifikasi sebanyak 19 titik di lokasi kebakaran,” ujar Tea.

Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut dari kepolisian.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *