Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Simeulue Targetkan Jadi Lumbung Pangan Aceh

tanam padi copy

SIMEULUE – Pemerintah Kabupaten Simeulue, Aceh, menargetkan daerah kepulauan tersebut menjadi salah satu lumbung pangan di Provinsi Aceh melalui pelaksanaan gerakan tanam padi serentak tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi beras, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendorong kesejahteraan petani melalui optimalisasi sektor pertanian. Jum’at (10/7/2026)

Bupati Simeulue, Muhammad Nasrun Mikaris, mengajak seluruh masyarakat, khususnya para petani, untuk mendukung penuh program tersebut. Menurutnya, keberhasilan mewujudkan Simeulue sebagai lumbung pangan hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen masyarakat bergerak bersama dan memiliki komitmen yang sama dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

20250526 img 20250526 wa0104 copy

“Mari bersama-sama bergerak, menanam padi dengan semangat. Kita jadikan Kabupaten Simeulue sebagai lumbung padi modern di Provinsi Aceh,” kata Nasrun Mikaris.

Ia mengatakan, Kabupaten Simeulue memiliki potensi lahan pertanian yang cukup luas dan dapat dikembangkan secara maksimal apabila didukung dengan pola tanam yang terencana, penggunaan teknologi pertanian, serta pendampingan kepada petani. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus berupaya meningkatkan dukungan terhadap sektor pertanian melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan petani.

Menurut Nasrun, pencapaian target tersebut membutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, petani, penyuluh pertanian, serta seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi yang baik diyakini mampu mempercepat peningkatan produksi pangan sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Simeulue.

BACA JUGA:  Ketua Harian LP2W PPP Aceh Ajak Masyarakat Kembali ke Rumah Besar Umat Islam

Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program prioritas nasional yang sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat kemandirian pangan Indonesia. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Simeulue tidak ingin tertinggal dari daerah lain dalam mendukung agenda nasional tersebut.

“Ketahanan pangan merupakan bagian dari program prioritas nasional yang sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto. Jangan sampai Kabupaten Simeulue tertinggal dari daerah lain. Semua harus kompak membuktikan masyarakat Kabupaten Simeulue mampu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Simeulue, Samsuar, mengatakan target menjadikan Simeulue sebagai lumbung pangan telah menjadi komitmen bersama antara pemerintah daerah dan para petani. Kesepakatan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung gerakan tanam padi serentak tahun 2026.

“Pemerintah daerah dan petani sepakat melaksanakan penanaman padi serentak 2026 dan targetnya menjadikan Kabupaten Simeulue menjadi lumbung pangan di Provinsi Aceh,” kata Samsuar.

20250526 img 20250526 wa0103 copy

Ia menjelaskan, pola tanam serentak merupakan salah satu strategi yang dinilai efektif dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan penanaman yang dilakukan pada waktu yang sama, pengendalian hama menjadi lebih mudah, penggunaan sarana produksi pertanian dapat dilakukan secara lebih efisien, dan jadwal panen dapat berlangsung lebih seragam.

BACA JUGA:  Bantu Korban Banjir Aceh, Masyarakat Desa Kota Batu Donasikan Pakaian dan Bahan Makanan

Selain itu, pola tanam serentak juga diharapkan mampu menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani karena hasil panen dapat dikelola dengan lebih baik. Produktivitas yang meningkat tidak hanya akan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Simeulue, tetapi juga membuka peluang bagi daerah tersebut untuk menjadi salah satu sentra produksi beras di Aceh.

“Penanaman padi serentak ini dapat meningkatkan produktivitas hasil panen. Dengan meningkatnya hasil panen diharapkan dapat memenuhi target menjadikan Kabupaten Simeulue sebagai lumbung pangan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Simeulue berharap gerakan tanam padi serentak 2026 menjadi momentum memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian pangan daerah. Melalui sinergi antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi padi secara berkelanjutan, memperkuat ketahanan pangan Aceh, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Simeulue. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *