Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Jaksa Agung Ingatkan Anggota IAD Untuk Hidup Sederhana dan Netral di Tahun Politik

jaksa agung
Jaksa Agung Burhanuddin memberikan arahan di acara Pertemuan Konsultasi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Pusat dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Lingkungan Kejaksaan Agung, Selasa (26/9/2023) (Foto: Dok. Puspenkum)

JAKARTAJaksa Agung Burhanuddin memberikan pesan kepada anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) untuk menjalani pola hidup sederhana dan menghindari gaya hidup yang berlebihan dalam memamerkan kemewahan dan harta benda.

Dalam acara Pertemuan Konsultasi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Pusat dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Lingkungan Kejaksaan Agung pada Selasa (26/9/2023), Jaksa Agung mengingatkan pentingnya menjalani hidup sesuai kemampuan.

“Hiduplah sesuai kemampuan, jangan besar pasak daripada tiang. Pasak itu menjadi besar dari pada tiang disebabkan karena gaya hidup dan tingkah laku yang berlebih-lebihan, apalagi dengan adanya sikap suka pamer kekuasaan atas jabatan yang dimiliki oleh suami, tentu cepat atau lambat akan mendatangkan mudarat bagi karir suami, dan juga bagi nama baik institusi,” kata Jaksa Agung.

Jaksa Agung menegaskan bahwa gaya hidup yang berlebihan dan pamer kekuasaan bisa merugikan karir suami anggota IAD dan merusak nama baik institusi.

Jaksa Agung juga mengingatkan bahwa peran istri adalah mendukung, bukan menghambat karir suami. Ia menekankan bahwa istri harus menjadi penopang karir suami, bukan penghambatnya.

“Saya akan menindak tegas, jika masih ada yang bergaya hidup mewah-mewahan dan pamer kekuasaan, saya tidak akan segan mencopot jabatan suami saudara, hanya karena pola hidup saudara yang suka memamerkan harta dan kekuasaan,” tegas Burhanuddin.

BACA JUGA:  Seluruh Instansi Penegak Hukum Hingga Presiden Jokowi Diminta Lindungi Korban Mafia

Menyikapi tahun politik yang akan datang, Jaksa Agung mengingatkan bahwa seluruh Insan Adhyaksa memiliki hak politik pribadi, namun harus menjaga netralitas dalam ruang institusi kejaksaan dan organisasi IAD.

“Hak politik yang dimiliki harus tetap disandarkan dengan sikap netral di dalam diri setiap Insan Adhyaksa, karena kita adalah abdi negara dan abdi Masyarakat dimana netralitas adalah keharusan,” tegasnya.

Jaksa Agung juga mengimbau agar IAD bersikap netral dan menjaga organisasi mereka dari pengaruh politik praktis. Dalam penutupnya, Jaksa Agung mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota IAD yang telah berkontribusi untuk kemajuan institusi Kejaksaan dan IAD.

“Semoga segala usaha yang telah kita lakukan dapat menjadi ladang amal kita bersama, serta mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi institusi Kejaksaan yang kita cintai ini,” jelas Jaksa Agung.

Dalam tema acara ini, “Menjadi Pribadi yang Menarik,” Jaksa Agung menggarisbawahi pentingnya menjadi pribadi yang menarik dalam berbagai aspek, termasuk penampilan, keterampilan, pengetahuan, sikap, dan karakter yang mulia.

BACA JUGA:  Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Raih Juara dalam Call for Paper LPLH-SDA MUI

Jaksa Agung memberikan saran agar menjaga penampilan dengan berolahraga, menjaga pola hidup sehat, dan tidur yang cukup. Selain itu, ia mendorong anggota IAD untuk mengembangkan keterampilan yang berguna bagi orang lain.

Jaksa Agung menekankan bahwa karakter dan sikap yang baik adalah kunci untuk menjadi pribadi yang menarik. Sebagai penutup, ia mengingatkan bahwa istri memiliki peran besar dalam kesuksesan suami dan harus menjadi penopang yang setia.

Jaksa Agung menyimpulkan bahwa keberadaan IAD memiliki dampak positif pada institusi Kejaksaan dan mengimbau agar IAD terus aktif dalam berkontribusi pada pembangunan negara dan budaya Indonesia.

Dalam penutupnya, Jaksa Agung berharap bahwa pertemuan konsultasi ini akan membawa ide-ide dan inovasi yang dapat memperbaiki IAD dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggota IAD dan masyarakat secara umum.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *