Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

RADO FC Unggul 1-0 Dalam Pertandingan Pertama Turnamen HUT Pemuda UTD ke-18

turnamen sepak bola
Tim tangguh Ranup dong (RADO) FC berhadapan langsung dengan Tim tangguh Tupin Panah FC di stadion Gampong Ujong Tanoh Darat (UTD), Senin (5/9/2022). (Harian Daerah/Banta Sulaiman)

Meulaboh – Dalam rangka memperingati HUT Pemuda Ujong Tanoh Darat yang ke-18, Pemuda setempat kembali menggelar turnamen sepak bola. Pertandingan pertama hari ini, Senin (5/9/2022) Tim tangguh Ranup dong (RADO) FC berhadapan langsung dengan Tim tangguh Tupin Panah FC di stadion Gampong Ujong Tanoh Darat (UTD) dengan waktu yang diberikan oleh wasit 25-30.

Pantauan hariandaerah.com, permainan yang tampak sangat bagus dimainkan oleh anak RADO FC vs Tim Tupin Panah FC. Pada menit ke-15 babak pertama Tim RADO FC yang merupakan anak didik pak lek unggul melalui tendangan kaki kiri Isanto dalam kotak Finalti.

Peluang begitu banyak yang dimiliki oleh anak RADO FC dibawah didikan pak lek mampu merobek kesebelasan lawan dari  anak didik Yudi Afrizal Tim Tupin Panah FC di bak pertama menit 15.

BACA JUGA:  Akhirnya, 8 Masyarakat Hukum Adat di Aceh Peroleh Hak Kelola Hutan

Tim RADO FC diperkuat oleh mulia Fauzi di posisi back dibantu oleh sayap back yang didatangkan dari luar kampug Ranup dong yaitu Furqan, Hendra dan Pijal, ada juga yang menjadi gelandang pertahanan Midu merupakan pemain asli Rado.

Sedangkan gelandang kiri dan kanan Refan dan Kabul yang menjadi penyerang sayap kana dan kiri  sangat luar biasa dari anak RADO FC Isanto dan Riski Tangse namun yang menjadi sektor tengah yaitu Budi mampu unggul di babak pertama merobek kesebelasan anak didik Yudi Afrizal itu.

Putaran kedua anak RADO FC semakin mampu menguasai pertandingan ini sangat bagus sehingga RADO FC mampu mempertahankan sekor 1-0 hingga menit terakhir.

BACA JUGA:  Oknum Karyawan BSI Ditahan, Terbukti Gelapkan Dana Nasabah Rp668,5 Juta

Pelatih RADO FC, Pak Lek pada kesempatan itu mengatakan, permainan itu diatur dengan formasi 4-3-3 penyerangan terdiri dari satu kiper, empat pemain di area jantung pertahanan, tiga pemain di sisi tengah, serta tiga pemain lagi sebagai ujung tombak di dekat gawang lawan.

“Sistem formasi dalam laga partai ini diatur, merupakan sistim bertahan dan menyerang,” kata Pak Lek kepada hariandaerah.com.

Harapannya anak-anak RADO FC terus bermain dengan baik dan rajin berlatih agar permainan bola kaki lebih baik lagi dalam laga partai kedua nanti.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *