BANDA ACEH – 19 mobil hias dan 19 kafilah musabaqah pawai takbir berjalan kaki meriahkan malam takbiran. Acara ini sempat dilarang meski akhirnya larangan itu dicabut.
“Pawai keliling ini merupakan sebuah tradisi yang menunjukkan keislaman dan perlu dilestarikan,” kata Penjabat Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, di sela-sela kegiatan itu, Selasa (09/04/2024).
Peserta pawai ini berasal dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Mereka tergabung dalam remaja masjid di setiap gampong.
Pawai dimulai dari halaman depan Masjid Raya Baiturrahman menuju Simpang Jamboe Tape. Kemudian para peserta beriringan menuju Simpang Surabaya dan kembali ke Masjid Baiturrahman.
Terpusah, peserta pawai keliling dari ikatan remaja masjid At Taqwa, Farial Mirza, mengatakan bahwa pada pawai takbiran kali ini mereka mengutus 50 peserta.
Farial mengaku antusias dengan pawai takbiran yang mengusung tema “Save Palestina”. Karena dunia Islam, kata dia, ingin menyuarakan keadilan dan kemanusiaan untuk Palestina.
“Kami juga membuka dan mengumpulkan donasi untuk Palestina,” kata Fahrial.








