Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Aceh  

Kodim Abdya Dukung Target Ketahanan Pangan Nasional Proyeksi Presiden

Posko Ketahanan Pangan setempat mencatat, hingga hari ini, progres luas tanam di Abdya telah mencapai 230 hektare dari total potensi lahan 7.153,5 hektare.

IMG 20250423 191701 e1745411137710
Tanam padi serentak dalam rangka ketahanan pangan nasional. (Foto.hariandaerah.com/teukunizar)

Aceh Barat Daya – Komandan Kodim 0110/Aceh Barat (Abdya), Letkol Inf Beni Maradona, S.Sos bersama jajaran Forkopimda Aceh Barat Daya (Abdya) menunjukkan komitmen penuh terhadap target ketahanan pangan nasional.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan penanaman padi perdana di lahan persawahan Desa Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie, Rabu (23/4/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional serentak penanaman padi, yang terhubung secara virtual dengan 160 kabupaten/kota dan 14 provinsi di seluruh Indonesia.

Acara dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari pusat kegiatan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa optimisme menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia semakin nyata.

Ia menyebut data Kementerian Pertanian yang mencatat serapan gabah dan beras nasional telah mencapai 3 juta ton—angka tertinggi dalam dua dekade terakhir.

“Stok gabah dan beras dalam negeri kita sudah berlebih, sementara kebutuhan pangan nasional hanya sekitar 2,5 juta ton,” ujar Presiden.

BACA JUGA:  Terkait Insiden di Turnamen Spot Kuma, Lamud FC dan Wasit Sepakat Jaga Marwah Sepak Bola Abdya

Untuk mengamankan ketersediaan pangan, pemerintah menargetkan perluasan tanam sebesar 1,3 juta hektare pada musim tanam kali ini.

Target ini merupakan akumulasi dari seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Abdya, Aceh. Pemerintah memproyeksikan hasil panen mencapai 7,5 juta ton gabah atau setara dengan 4 juta ton beras.

Menanggapi arahan tersebut, Letkol Inf Beni Maradona menyatakan bahwa Kodim 0110/Abdya bersama Pemkab Abdya siap berkontribusi aktif mendukung target ketahanan pangan nasional.

Ia menegaskan bahwa sinergi lintas sektor akan terus diperkuat demi meningkatkan produktivitas pertanian di wilayahnya.

“InsyaAllah kami (TNI) bersama unsur lainnya siap mendukung Pemkab Abdya mengejar target tanam nasional yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Kodim 0110/Abdya menggerakkan Babinsa sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan upaya khusus (Upsus) pendampingan pertanian.

Posko Ketahanan Pangan setempat mencatat, hingga hari ini, progres luas tanam di Abdya telah mencapai 230 hektare dari total potensi lahan 7.153,5 hektare.

BACA JUGA:  SaKA Minta Ketua DPRK Panggil Perusahaan Pabrik Sawit, Tuntut Komitmen Harga TBS

Dari data tersebut, luas tanam yang menjadi konsentrasi Upsus Babinsa terdiri atas LTT (Luas Tambah Tanam) sebesar 278 hektare, lahan reguler/non Oplah 277 hektare, padi gogo 1 hektare, serta lahan jagung 5 hektare.

Data ini menunjukkan keseriusan Kodim dan stakeholder terkait dalam mendukung realisasi program pangan nasional.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden untuk memastikan ketahanan pangan tidak hanya menjadi program pusat, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama antara pusat dan daerah.

Peran aktif TNI di sektor pertanian melalui Kodim dan Babinsa menjadi elemen vital dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa hingga nasional.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi multisektor, Abdya siap menjadi bagian penting dalam lompatan besar menuju kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *