KOTA LANGSA – BPJS Kesehatan Cabang Langsa menggelar kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Campus di Universitas Samudra (UNSAM), Gampong Meurandeh Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa.
Kegiatan ini dalam upaya memperluas pemahaman dan kesadaran Mahasiswa terhadap pentingnya Program Jaminan Kesehatran Nasional (JKN), sekaligus memperkuat positioning BPJS Kesehatan sebagai institusi yang adaptif, edukatif dan beriorentasi pada generasi muda.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Langsa, Sri Yulizar Pohan, menjelaskan bahwa JKN adalah salah satu program pemerintah yang telah dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.
“Program JKN sangat berdampak kepada masyarakat dengan memberikan kepastian penjaminan. Adanya perlindungan ini, masyarakat memiliki ketenangan dengan proteksi terhadap pembiayaan pelayanan. Program JKN harus dipahami oleh semua kalangan, tidak hanya orang dewasa saja,” ucap Sri Yulizar Pohan, Senin (08/09/2025).
Melalui kegiatan Goes to Campus, BPJS ingin mengajak generasi muda untuk wajib memahami JKN bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai agen edukasi yang mampu dalam menyampaikan manfaat program JKN kepada masyarakat luas.
Sri Yulizar kemudian menerangkan, bahwa per tanggal 1 September 2025, yaitu sebanyak 98% secara Nasional penduduk Indonesia sudah menjadi peserta program JKN.
“Program ini adalah hak setiap warga negara untuk memperoleh pelayanan kesehatan, bahkan warga asing yang tinggal lebih dari 6 bulan di Indonesia wajib menjadi peserta JKN. Kami berharap seluruh mahasiswa UNSAM juga sudah terdaftar sebagai peserta aktif,” kata Sri.
Lebih lanjut Sri menyampaikan, bahwa transformasi digital dalam peningkatan layanan. BPJS Kesehatan telah mengembangkan berbagai inovasi dalam upaya penyederhanaan prosedur, seperti aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (PANDAWA) pada nomor 0811-8165-165, Care Center 165 kanal BPJS Keliling dan BPJS Online yang menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat.
Pada era digital, BPJS Kesehatan juga harus mengikuti perubahan zaman. BPJS berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui Janji Layanan JKN, yang meliputi pendaftaran pelayanan menggunakan Nomor Induk Kependudukan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Kemudian tidak meminta fotokopi berkas sebagai persyaratan, memberikan pelayanan tanpa iuran biaya tambahan, memberikan pelayanan obat yang dibutuhkan, tidak melakukan pembatasan hari rawat pasien serta melayani peserta dengan ramah dan tanpa diskriminasi dalam mengakses layanan kesehatan,” tambah Sri.
BPJS Kesehatan Goes To Campus diharapkan dapat mengoptimalkan, memberikan keseragaman pemahaman mahasiswa dengan memberikan informasi terkait Program JKN kepada masyarakat terutama orang terdekat.
“Dengan begitu, pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai peserta akan semakin baik, serta menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga keberlanjutan Program JKN,” ungkap Sri Yulizar.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat UNSAM, Dr. Ir. Nasruddin ST MT dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap BPJS Kesehatan Cabang Langsa Goes to Campus dan berharap kegiatan ini dapat diadakan secara rutin dengan adanya Nota Kesepahaman (MoU).
“Kegiatan seperti ini banyak sekali manfaatnya, diantaranya untuk upgrade informasi seputar Program JKN dan menjadi wawasan praktis bagi mahasiswa,” sebut Warek III Unsam ini.
Dr. Nasruddin kemudian mengharapkan, setelah mengikuti kegiatan ini dan dengan pemahaman yang mendalam tentang Program JKN, mahasiswa UNSAM dapat menjadi agen perubahan (agent of change), dimana nantinya dapat mengedukasi keluarga, teman, dan komunitas sekitar tentang pentingnya jaminan sosial seperti JKN.
“Kegiatan ini menegaskan komitmen UNSAM dalam membangun kerja sama dengan berbagai mitra strategis guna memperluas wawasan mahasiswa, serta mendukung visi pemerintah untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC) bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.
Menurut Nasruddin, pemahaman dan pengetahuan tentang jaminan sosial itu seharusnya sudah dipahami sejak dini, dibentuknya badan pengelola seperti BPJS Kesehatan menjadi bukti negara hadir dalam melindungi kesehatan masyarakat.
Tidak lupa dikatakan, kita semua telah mengetahui bahwa hal utama dalam pencegahan terhadap penyakit itu sendiri adalah promotif dan preventif. Namun kita tidak akan tahu kapan kita akan sakit sehingga perlindungan jaminan kesehatan sangatlah wajib kita miliki.
“Biaya berobat saat ini bisa dikatakan cukup mahal sehingga dengan kita menjadi peserta JKN, biaya dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan sebagai pengelola Program JKN. Tentunya hal ini sangat meringankan beban keuangan kita terhadap biaya pelayanan Kesehatan yang tidak bisa kita prediksi,” terang Nasruddin.
BPJS Kesehatan Goes to Campus oleh BPJS Kesehatan Cabang Langsa ini sangat disambut positif dengan aktifnya para mahasiswa Unsam dalam sesi tanya jawab untuk pemahaman program JKN.














