Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Langsa  

Rektor IAIN Langsa Buka Seminar Internasional Sejarah dan Peradaban Islam

IMG 20250916 WA0006 scaled
Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Prof. Dr. H. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, M.A., secara resmi membuka International Seminar and Conference on Islamic History and Civilization,hariandaerah.com/foto nurmansyah

LANGSA – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Prof. Dr. H. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, M.A., secara resmi membuka International Seminar and Conference on Islamic History and Civilization dengan tema “Merajut Identitas Bangsa: Eksplorasi Sejarah dan Budaya Daerah”. Kegiatan akademik berskala internasional ini digelar secara hybrid dan diikuti oleh para akademisi dari berbagai perguruan tinggi, baik dalam maupun luar negeri.

Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya peran sejarah dalam membangun identitas bangsa. Ia menegaskan bahwa sejarah bukan hanya berbicara tentang masa lalu, tetapi juga menjadi cermin bagi masa depan. “Sebagaimana peradaban dibentuk dari tiga masa, yaitu masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Belajar sejarah harus bisa menjadikan masa lampau sebagai ibrah untuk melangkah ke masa depan,” ungkapnya.

Seminar internasional ini menghadirkan pemateri dari berbagai institusi ternama. Kehadiran para akademisi tersebut diharapkan dapat memperkaya wacana ilmiah mengenai sejarah, peradaban Islam, serta budaya daerah yang berperan penting dalam memperkuat identitas bangsa.

BACA JUGA:  HMI Langsa Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim dalam Dies Natalis ke-79

Di akhir sambutannya, Prof. Fahmi Arrauf menyampaikan apresiasi kepada Himpunan Jurusan Mahasiswa Sejarah Peradaban Islam (HJM SPI) IAIN Langsa yang berhasil menjadi pelopor terselenggaranya seminar internasional pertama di lingkungan IAIN Langsa untuk tingkat himpunan mahasiswa. Ia juga menitipkan tiga pesan penting kepada mahasiswa SPI.

BACA JUGA:  Korban Kebakaran Gampong Jawa Langsa Dapat Bantuan Masa Panik

Pertama, agar selalu bangga terhadap masa lalu karena dari sanalah terbentuk jati diri dan peradaban. Kedua, mahasiswa perlu rajin mengikuti berbagai kegiatan akademik yang relevan dengan bidang keilmuan SPI, seperti seminar dan forum ilmiah. Ketiga, pentingnya menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh kalangan sehingga kiprah mahasiswa dapat memberi manfaat luas bagi masyarakat dan dunia akademik.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *