Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Tangerang Bersyukur: Lautan Jamaah Larut dalam Doa di Malam Puncak HUT ke-393

IMG 20251014 224410

TANGERANG, – Di bawah langit bertabur bintang, di atas tanah yang dipenuhi harapan, malam puncak perayaan HUT ke-393 Kabupaten Tangerang menjelma menjadi lautan manusia. Bukan sekadar perayaan hura-hura, melainkan sebuah ungkapan syukur yang tulus, sebuah permohonan yang menggema, sebuah harapan yang membumbung tinggi.

Puluhan ribu jiwa, dari kalangan santri yang khusyuk, masyarakat yang bersemangat, hingga para abdi negara dari kelurahan, kecamatan, dan OPD, tumpah ruah memadati area acara. Selasa Malam (14/10). Antusiasme mereka bagaikan gelombang pasang, tak terbendung, membuktikan kecintaan mereka pada tanah kelahiran.

Saat jarum jam menunjukkan pukul 19.00, lokasi acara mulai dipenuhi. Hanya dalam waktu setengah jam, tempat itu berubah menjadi lautan manusia yang bergelora. Wajah-wajah penuh harap, bibir-bibir yang melantunkan doa, hati-hati yang tertuju pada Sang Pencipta.

BACA JUGA:  Jembatan Kalibuntu Desa Cilibur Ambruk Akibat Gerusan Banjir, Akses Warga Terputus Total

Malam itu, bukan hanya perayaan, tetapi juga siraman rohani. Tausiah dan doa bersama dipimpin oleh ulama dan habaib ternama, sosok-sosok panutan yang kehadirannya dinanti. Habib Ali Zainal Abidin Bin Segaf Assegaf, Abuya KH. Tohawi Romli, dan Habib Husein Bin Ja’far Al Hadar hadir sebagai penceramah utama, membimbing umat dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu peserta, Ipan dari Pakuhaji, mengungkapkan kegembiraannya. Ia datang tidak sendiri, melainkan bersama rombongan, menunjukkan semangat kebersamaan yang kental.

BACA JUGA:  Pj Gubernur Bustami Pimpin Upacara Peringatan HUT RI Ke-79 di Aceh

“Tangerang Bersyukur, Alhamdulillah rame banget,”ujar Ipan

Lebih dari sekadar memeriahkan hari jadi Kabupaten Tangerang, Ipan mengaku ingin menyaksikan langsung para penceramah yang ia kagumi. Sebuah kesempatan emas untuk menimba ilmu dan mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

Malam itu, Tangerang benar-benar bersyukur. Bukan hanya karena usia yang semakin matang, tetapi juga karena warganya yang memiliki semangat kebersamaan, kecintaan pada tanah air, dan kerinduan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *