KOTA LANGSA – Dalam Wisuda angkatan XXXVI IAIN Langsa, Rektor Prof. Dr. H. Ismail Fahmi Arrauf Nasution MA dan segenap jajaran IAIN Langsa dibuat haru oleh seorang lulusan terbaik, yaitu Rizal Efendi S. Pd dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Rabu (12/11/2025).
Rizal Efendi S. Pd merupakan anak yatim piatu dari pasangani alm. Sofyan dan almh. Mardiah. Ia lahir dari keluarga yang terbatas ekonomi.
Semangat untuk menempuh pendidikan di IAIN Langsa dari pria kelahiran 21 Juli 2003 ini tidak pernah surut. Hanya berbekal dengan beasiswa KIP Kuliah, ia harus mencukupi kebutuhan kuliahnya dan juga kebutuhan sehari – hari.
Rizal Efendi dalam awal kuliahnya harus memutuskan untuk tinggal di Ma’had Aljami’ah yang berada di kampus IAIN Langsa, Langkah ini diambil agar bisa lebih fokus untuk menuntut ilmu, selain faktor transportasi ke kampusnya.
Keputusan tinggal di Ma’had Aljami’ah diambil karena sebelumnya ia sering terlambat saat pergi kuliah menginat harus menunggu tumpangan dari teman lantaran tidak memiliki kendaraan sendiri saat sempat mengajar di salah satu pondok pesantren di Kota Langsa pada semester awal.
Rektor IAIN Langsa, Prof. Ismail Fahmi Arrauf Nasution dalam suasana wisuda mengatakan, ada perasaan haru dari salah seorang lulusan terbaik yang telah menyelesaikan perjuangan pendidikan dengan keterbatasan ekonominya.
“Saya sempat mendengar perjuangan yang sangat menyesakkan nafas saya, mohon izin saya panggil ananda rizal efendi untuk maju kedepan,” ucap Rektor dengan terbata-bata.
Dalam kesempatan itu, spontan Rektor IAIN Langsa memberikan bantuan tunai dengan merogoh uang yang ada dalam sakunya.
Namun dirasa belum mencukupi, Rektor pun meminta agar para Wakil Rektor, Kepala Biro AUAK, Dekan FTIK dan Direktur Pascasarjana untuk bersama-sama memberikan bantuan, sehingga terkumpul 2,4 juta uang tunai.
Rizal Efendi menerima bantuan uang tunai dari Rektor IAIN Langsa dengan raut wajah sedih, bahagia dan haru serta disambut tepuk tangan yang meriah dari wisudawan dan tamu undangan lainnya.
“Ananda Rizal harus tetap semangat. Saya serahkan bantuan ini, silahkan lanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya,” ujar Rektor.
Prof. Ismail Fahmi juga menegaskan, bahwa bantuan ini sebagai bentuk syukur dan apresiasi atas kesungguhan yang dimiliki ananda Rizal Efendi, meskipun nilainya tidak seberapa.
Rektor pun tidak lupa menjelaskan, keterbatasan ekonomi bukan menjadi penghalang dan rintangan utama untuk menyelesaikan pendidikan, selama memiliki niat yang kuat, ikhtiar yang ikhlas, rajin dan bersungguh – sungguh, maka Allah SWT akan memberi kemudahan bagi orang yang menuntut ilmu.
“Hari ini ananda Rizal Efendi telah membuktikannya dan menjadi contoh bagi kita semua yang hadir disini,” ungkap Ismail Fahmi.














