ACEH UTARA — Dua calon Geuchik Gampong Dayah Meunara, Kecamatan Kutamakmur, Kabupaten Aceh Utara, menyampaikan visi dan misi mereka dalam agenda resmi yang digelar Panitia Pemilihan Geuchik (P2G), senin pukul 21
00 wib.(26/1/26) Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara calon pemimpin Gampong dan masyarakat, sekaligus momentum memperkuat persatuan warga menjelang pemilihan.
Acara penyampaian visi dan misi dibuka oleh pembawa acara, Raja Zulfadli, dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua P2G, Zulfa Zainuddin, SH, MH. Dalam sambutannya, Zulfa menegaskan pentingnya proses demokrasi yang jujur, tertib, dan bermartabat.
“Pemilihan geuchik bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi tentang masa depan Gampong. Mari kita jaga suasana yang damai, saling menghormati, dan mengedepankan persaudaraan,” ujarnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Penjabat (Pj) Geuchik Dayah Meunara, Hamdani, S.Sos. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan perbedaan pilihan sebagai rahmat, bukan sumber perpecahan.
“Siapa pun yang terpilih nantinya adalah Geuchik kita bersama. Karena itu, kebersamaan dan kekompakan masyarakat harus tetap dijaga,” kata Hamdani.
Arahan juga disampaikan Ketua Tuha Peut, Tgk Wan, serta Mukim Blang Ara, Zulfiandi. Keduanya menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengawal pemerintahan Gampong yang adil, transparan, dan berpihak pada kepentingan bersama.
Calon Geuchik nomor urut 1, T. Banta Sulaiman, dalam pemaparan visinya menyampaikan komitmen untuk mewujudkan Gampong yang maju, adil, jujur, dan unggul melalui pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital demi kesejahteraan masyarakat.
Untuk mewujudkan visi tersebut, ia mengusung sejumlah misi, antara lain menyelenggarakan pemerintahan Gampong yang terbuka dan terpercaya, memberdayakan pemuda sebagai motor perubahan, menguatkan peran meunasah sebagai pusat ibadah dan musyawarah, mengelola BUMG secara profesional, serta membangun infrastruktur dan lingkungan Gampong yang berkelanjutan.
Sementara itu, calon nomor urut 2, Alimuddin, juga menyampaikan visi dan misi yang sejalan dengan semangat pembangunan Gampong yang inklusif dan berkeadilan. Ia menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang amanah, penguatan ekonomi masyarakat, serta persatuan warga sebagai kunci utama kemajuan Gampong Dayah Meunara.
Pada sesi akhir, masyarakat diberi kesempatan mengajukan pertanyaan kepada kedua calon. Beragam pertanyaan yang muncul—mulai dari pelayanan publik, peran pemuda, hingga pengelolaan ekonomi Gampong jawab dengan terbuka dan bijak oleh kedua calon.
Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh saling menghargai. Panitia berharap, melalui forum ini, masyarakat dapat menentukan pilihan secara rasional dan bertanggung jawab, sekaligus tetap menjaga persatuan dan keharmonisan gampong pasca-pemilihan.








