LHOKSEUMAWE — Direktur Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Zulfikar Aliboto, M.A., menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh sivitas akademika dan masyarakat luas. Ia menegaskan bahwa Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai momentum strategis dalam membangun insan akademik yang berintegritas dan berdaya saing.(19/3/26)
Zulfikar Aliboto dikenal sebagai akademisi yang aktif dalam pengembangan keilmuan, tidak hanya melalui publikasi jurnal ilmiah, tetapi juga kontribusi pemikiran dalam berbagai tulisan opini di ruang publik. Ia juga merupakan salah satu guru besar di lingkungan UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, sekaligus tercatat sebagai guru besar kedua di kampus tersebut.
Dalam pernyataannya menyambut Idul Fitri 2026, Zulfikar Aliboto menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Ramadan seperti kejujuran, disiplin, dan kepedulian sosial sebagai fondasi utama dalam membangun tradisi akademik yang kuat dan bermartabat.
“Idul Fitri adalah titik balik. Kemenangan sejati adalah ketika kita mampu menjaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan nyata, termasuk dalam dunia keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe terus diarahkan menjadi pusat pengembangan keilmuan Islam yang unggul, adaptif, dan relevan dengan tantangan global, tanpa meninggalkan jati diri keislaman.
“Atas nama pribadi dan selaku Direktur Pascasarjana, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.
Lebih lanjut, Zulfikar menilai Idul Fitri juga harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi, memperluas jejaring intelektual, serta menghadirkan kontribusi nyata kampus bagi masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi menara gading, tetapi harus hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan umat.
Dengan kepemimpinan yang visioner, ia optimistis Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe akan terus melahirkan generasi intelektual muslim yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan komitmen kebangsaan yang kuat.
“Idul Fitri adalah kembali ke fitrah—dan dari situlah peradaban besar dibangun,” pungkasnya.










