Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Diduga Bara Obat Nyamuk Bakar, Satu Rumah di Desa Siwuluh Hangus Terbakar

IMG 20260803 WA0021
Kondisi rumah milik Rositi di Desa Siwuluh yang hangus terbakar pada Senin 3/8/2026 dini hari.(Foto dok Istimewa)

BREBES – Sebuah rumah milik Rositi (50), warga Desa Siwuluh, Kecamatan Bulakamba, hangus dilalap api pada Senin (3/8/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp200 juta.

Kapolres Brebes melalui Kapolsek Bulakamba AKP Muhamad Afandi, S.Si., M.H., menyebut pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 04.30 WIB. Personel segera bergerak ke lokasi guna melakukan penanganan awal, berkoordinasi dengan petugas Damkar, mengamankan tempat kejadian, serta membantu upaya pemadaman bersama warga sekitar.

Berdasarkan penyelidikan awal dan keterangan saksi, kebakaran terjadi sekira pukul 04.00 WIB. Saat itu pemilik rumah sedang berjualan di luar dan meninggalkan anaknya sendirian di rumah. Dugaan sementara, anak tersebut bermain dengan obat nyamuk bakar, sehingga bara apinya terjatuh ke kasur dan memicu kobaran yang cepat merembet ke seluruh bangunan.

BACA JUGA:  Kakankemenag Aceh Barat Jadi Pembina Upacara di MTsN Perembeu, Ini Pesannya!

Melihat api semakin membesar, warga segera berupaya menolong dan melaporkan kejadian kepada Kepala Desa Siwuluh, yang kemudian meneruskannya ke pihak berwenang. Gabungan petugas Damkar, kepolisian, dan warga berhasil memadamkan api sekitar pukul 05.30 WIB, sehingga tidak meluas ke bangunan sekitar.

“Dari pemeriksaan awal, dugaan kebakaran dipicu bara obat nyamuk bakar yang jatuh ke kasur. Namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti,” jelas AKP Muhamad Afandi.

BACA JUGA:  Akibat Konsleting Listrik, Satu Unit Rumah Warga di Aceh Timur Ludes Terbakar

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka, namun bangunan dan isinya mengalami kerusakan berat. Pihaknya kini masih mendata kerugian, memeriksa saksi, serta mengumpulkan barang bukti.

Di akhir, Kapolsek mengimbau masyarakat lebih berhati-hati menggunakan sumber api di rumah, serta memastikan anak-anak senantiasa dalam pengawasan orang dewasa guna mencegah peristiwa serupa.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *