LHOKSEUMAWE – Wakil Rektor I Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Iskandar, M.Si, meninjau pelaksanaan seleksi calon mahasiswa Program Pascasarjana jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) gelombang I tahun akademik 2026/2027, di gedung Pascasarjana UIN, kamis (20/8/2026).
Sebanyak 145 calon mahasiswa Program Magister (S2) dan calon mahasiswa Program Doktor (S3) mengikuti rangkaian seleksi yang diselenggarakan Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Para peserta berasal dari berbagai daerah di Aceh yang mendaftar pada sejumlah program studi yang tersedia.
Program studi yang membuka penerimaan mahasiswa baru jenjang Magister meliputi Hukum Keluarga Islam (HKI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Ekonomi Syariah (ES). Sementara pada jenjang Doktor, seleksi diperuntukkan bagi calon mahasiswa Program Studi Islamic Studies.
Saat meninjau pelaksanaan tes, Wakil Rektor I UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Iskandar, M.Si, menegaskan bahwa proses seleksi menjadi tahapan penting untuk menjaring calon mahasiswa yang memiliki kompetensi akademik, integritas, serta kesiapan dalam mengikuti pendidikan pada jenjang pascasarjana.
“Seleksi ini merupakan bagian dari komitmen universitas untuk menjaga mutu akademik. Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh tahapan dengan baik sehingga nantinya terpilih mahasiswa yang berkualitas dan mampu berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Zulfikar Ali Buto Siregar, M.A., menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi dilakukan dalam dua tahap. Seleksi calon mahasiswa Program Doktor (S3) berlangsung pada 19 Agustus 2026, sedangkan seleksi Program Magister (S2) dilaksanakan pada 20 Agustus 2026.
Menurut Zulfikar, materi ujian yang diikuti para peserta meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), kemampuan Bahasa Inggris, kemampuan Bahasa Arab, serta wawancara (interview). Seluruh rangkaian seleksi dirancang untuk mengukur kemampuan akademik dan kesiapan peserta dalam menjalani proses pendidikan pascasarjana.
“Melalui proses seleksi yang komprehensif ini, kami berharap dapat memperoleh calon mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam pengembangan keilmuan dan riset pada bidang studi masing-masing,” kata Prof. Zulfikar.
Pelaksanaan seleksi berlangsung tertib dan lancar dengan pengawasan panitia serta tim penguji. Hasil seleksi nantinya akan menjadi dasar penetapan mahasiswa baru Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe tahun akademik 2026/2027.(man)








