Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Program SPELING Hadir di Desa Jagalempeni, Dokter Spesialis Langsung Melayani Warga

IMG 20260909 171750
Direktur RSUD Brebes, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, Camat, dan Kepala Desa bersama warga peserta kegiatan pelayanan kesehatan SPELING di Balai Desa Jagalempeni.(Foto hariandaerah.com/Putra Zambase) 

BREBES — Pelayanan kesehatan semakin didekatkan kepada masyarakat melalui program SPELING (Dokter Spesialis Keliling) yang digelar di Balai Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, pada Rabu (9/9/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, berupa kolaborasi antara RSUD Brebes dan Puskesmas Jagalempeni, disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga setempat.

Program SPELING dirancang untuk menghadirkan pelayanan dokter spesialis lebih dekat ke masyarakat, sehingga warga tidak harus selalu menempuh perjalanan ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Pada kesempatan kali ini, RSUD Brebes menghadirkan dokter spesialis mata, kulit, penyakit dalam, serta kebidanan dan kandungan (Obgyn).

Direktur RSUD Brebes, drg. Adhi Supriadi, M.Kes., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pelayanan SPELING di Desa Jagalempeni.

“Terima kasih karena RSUD Brebes diberi amanat untuk melaksanakan SPELING di Desa Jagalempeni, sehingga kami bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi warga Jagalempeni,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kehadiran dokter spesialis secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan, tanpa harus menempuh perjalanan jauh maupun menanggung biaya tambahan.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes., menyampaikan bahwa program SPELING merupakan bagian dari upaya pemerintah mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Program ini merupakan inisiatif dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

BACA JUGA:  Pekon Pura Wiwitan Bagikan 80 Stell Seragam Pakain untuk Kelompok Pengajian

“Program SPELING merupakan program dari Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur kita, Bapak Luthfi dan Taj Yasin. Program ini mendekatkan para dokter spesialis kepada masyarakat, terutama warga Desa Jagalempeni,” jelasnya.

Dr. Heru menambahkan, melalui SPELING masyarakat yang sebelumnya harus datang ke rumah sakit untuk mendapatkan layanan dokter spesialis, kini dapat memperoleh pemeriksaan yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya.

“Dulu kita harus ke rumah sakit, sekarang tidak usah. Dokter spesialis yang mendatangi warga di acara SPELING ini,” tambahnya.

Selain SPELING, Pemerintah Kabupaten Brebes juga terus mendorong pelayanan kesehatan yang semakin dekat dengan masyarakat melalui program Nakes Door to Door, yang digagas oleh Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M. bersama Wakil Bupati Brebes Wurja, S.E.

“Tenaga kesehatan kita yang ada di puskesmas mendatangi Ibu dan Bapak langsung ke rumah untuk mengecek kesehatan. Semoga program ini bermanfaat bagi warga Jagalempeni,” ungkapnya.

Plt. Camat Wanasari, Eko Purwanto, turut menyampaikan apresiasi kepada RSUD Brebes dan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes yang telah menghadirkan pelayanan SPELING di Desa Jagalempeni.

“Terima kasih kepada RSUD Brebes dan Kepala Dinas Kesehatan yang telah hadir dalam kesempatan SPELING di Desa Jagalempeni. Semoga semua warga bisa memanfaatkan acara ini untuk memeriksakan kesehatannya,” tuturnya.

BACA JUGA:  PPK Muara Dua Gelar Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih, Penggunaan Aplikasi Sidalih dan E-coklit Pilkada 2024

Sementara itu, Kepala Puskesmas Jagalempeni, dr. Suparto Hary Wibowo, M.Kes., menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap terselenggaranya program SPELING di wilayah kerjanya. Menurutnya, kegiatan ini menjadi terobosan yang sangat membantu warga, terutama yang memiliki keterbatasan akses maupun biaya untuk berobat ke rumah sakit kabupaten.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan program SPELING ini. Kehadiran dokter spesialis yang datang langsung ke desa sangat meringankan beban warga, yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh dan mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk berkonsultasi,” ujar dr. Suparto.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program ini juga memperkuat peran puskesmas sebagai gerbang pelayanan kesehatan tingkat pertama. “Dengan adanya program ini, puskesmas tidak hanya menangani penyakit ringan, tetapi juga bisa menjadi rujukan awal bagi warga yang membutuhkan pemeriksaan lebih mendalam dari dokter spesialis tanpa harus langsung ke RSUD. Kami berharap program ini dapat berjalan secara rutin dan menjangkau lebih banyak warga di desa-desa sekitar,” tambahnya.

 

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *