Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Akses Terputus, Bantuan Terpaksa Dikirim Melintas di Atas Tali ke Warga Terisolasi

WhatsApp Image 2025 12 01 at 13.29.13
Petugas menyeberangkan paket bantuan menggunakan ember yang digantung pada tali melintasi sungai yang meluap, setelah jembatan penghubung di Desa Tepimane, Kecamatan Juli, Bireuen, putus akibat banjir. (Foto: Pendam IM).

BIREUEN — Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bireuen tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga memutus akses utama masyarakat. Salah satu dampak paling parah terjadi di Desa Tepimane, Kecamatan Juli, di mana jembatan penghubung yang selama ini menjadi jalur vital aktivitas warga ambruk diterjang banjir, Minggu (30/11/2025).

Dengan terputusnya jalur darat, petugas gabungan mencari cara agar bantuan tetap dapat menjangkau warga yang terisolasi. Akhirnya, metode lintas tali atau flying fox darurat diterapkan. Dalam foto yang beredar, terlihat paket bantuan diangkut menggunakan ember besar yang digantung pada tali, melintasi derasnya sungai yang meluap.

Cara ini dipilih sebagai solusi cepat di tengah keterbatasan sarana dan tingginya risiko di lapangan. Debit air sungai masih tinggi, arus sangat deras, dan penggunaan perahu dinilai belum aman. Bantuan berupa beras serta kebutuhan pokok lainnya dikirim berulang kali dari satu sisi ke sisi lainnya menggunakan tali yang telah direntangkan melintasi sungai.

BACA JUGA:  Diskominsa Simeulue Gelar Coffee Morning Dengan Sejumlah Wartawan

Meski sederhana, metode darurat ini terbukti efektif menjangkau warga yang masih terjebak di seberang sungai, terutama lansia, anak-anak, dan keluarga yang belum bisa dievakuasi. Petugas bekerja secara bergantian untuk memastikan setiap paket bantuan sampai dengan aman tanpa terhambat kondisi cuaca.

BACA JUGA:  Apkasi Otonomi Expo 2025 Resmi Ditutup, Dorong Potensi Daerah dan Investasi

Upaya pengiriman bantuan dengan lintas tali ini menunjukkan kuatnya semangat kepedulian dan gotong royong di tengah keterbatasan. Hingga akses darat dipulihkan dan jembatan dapat diperbaiki, metode ini akan terus digunakan agar suplai bantuan bagi masyarakat terdampak tidak terputus.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *