Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Sosial  

ASDP Catat 123 Juta Orang Diprediksi Lakukan Mudik Lebaran 2023

Asdp mencatat sekitar 123 juta orang akan melakukan perjalanan mudik lebaran 2023, Sabtu (25/3/2023) (Foto: PT ASDP Indonesia)

LEBAKPT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyebutkan, pemesanan tiket kapal feri via aplikasi online Ferizy pada mudik Lebaran 2022 di bawah 5 persen, tetapi pada Lebaran 2023 diperkirakan mengalami peningkatan mencapai 10 persen.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin dalam keterangannya mengatakan, diperkirakan sekitar 123 juta pemudik diprediksi melakukan perjalanan pada tahun ini, termasuk pengguna jasa penyeberangan, Sabtu (25/3/2023).

“Pada layanan Angkutan Lebaran 2023 ASDP siap melayani pemudik khususnya di delapan lintasan terpantau nasional yang berada di bawah koordinasi 9 kantor cabang,” kata Shelvy.

ASDP juga menyiapkan alat produksi pada 8 lintasan terpantau sebanyak 51 dermaga (42 dermaga ASDP, 2 dermaga UPT dan 7 dermaga Pelindo), kapal siap operasi sebanyak 213 unit di antaranya 50 unit kapal ASDP, 160 unit kapal reguler non ASDP dan 1 unit kapal Pelni.

“Lintasan sangat favorit diantaranya Bakauheni-Merak, Ketapang-Gilimanuk. Ada juga Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Panajam – Kariangau, Tanjung Api-api – Tanjung Kelian, Bajoe – Kolaka, Ajibata-Ambarita, dan tambahan Ciwandan-Bakauheni, dan Ciwandan – Panjang,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Shelvy, dua terakhir ini ada tambahan pelabuhan yang akan dioperasikan dalam meningkatkan kelancaran Angkutan Lebaran 2023.

Selain itu, Shelvy mengatakan, ada beberapa yang perlu diketahui masyarakat sebelum mudik dengan kapal penyeberangan.

Pertama, tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan dan pengguna jasa, hanya bisa pembelian tiket via aplikasi Ferizy untuk di lintas Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.

Kedua, tiket sudah bisa mulai dipesan sejak H-60 keberangkatan, dan ketiga, calon penumpang wajib punya tiket H-1 dari tanggal keberangkatan.

“Kami berharap penyeberangan berjalan lancar, nyaman dan selamat sampai tujuan,” tuturnya.

Shelvy menjelaskan, sejak ASDP menerapkan pembelian tiket via Ferizy, membuat pergerakan kendaraan di dalam pelabuhan lebih merata dan waktu tunggu lebih pendek.

“Sebelum pemberlakuan Ferizy, arus kedatangan pengguna jasa saat golden time atau beban puncak telah menyebabkan antrean kendaraan baik di jalan masuk maupun dalam pelabuhan,” kata Shelvy.

Akan tetapi, kata Shelvy, setelah berlakukannya pengaturan Ferizy, arus kedatangan pengguna jasa terdistribusi secara merata seusai jadwal yang dipilih oleh pengguna jasa serta sesuai dengan kapasitas daya tampung pelabuhan dan kapasitas angkut kapal.

“Dengan Ferizy, ASDP menjual tiket sesuai kuota dalam jumlah yang sama setiap harinya atau trafik terbagi rata sesuai konsep flattening the curve,” katanya.

ASDP menerapkan pembelian tiket online  yang dapat dilakukan H-60 sebelum keberangkatan melalui web reservation di www.ferizy.com, aplikasi di Android dan IOS, dan gerai retail seperti Alfamart, Indomaret, Agen BRILink, dan lainnya.

“Sementara, pembayaran tiketnya dapat dilakukan melalui cara transfer antarbank, e-wallet, gerai ritel, internet banking dan lainnya,” ujarnya.

Lanjut Shelvy, pengguna jasa yang telah membeli tiket agar mengatur waktu di hari H agar tidak terlambat dan melakukan check in 2 jam sebelum keberangkatan.

Tiket akan kedaluwarsa jika melewati waktu jadwal masuk pelabuhan. Apabila tiba di pelabuhan belum mempunyai tiket maka kendaraan akan diputar balik keluar pelabuhan.

“Jangan lupa saat membeli tiket via online, pastikan pengguna jasa mengisi daftar penumpang dalam kendaraan secara tepat dan lengkap (manifest), termasuk data kendaraan. Ini penting terkait hak asuransi setiap penumpang dan memperlancar proses perjalanan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *