KOTA LANGSA – Bantuan logistik dalam jumlah besar yang dihimpun Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mulai didistribusikan kepada korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur dan Kota Langsa, Minggu (07/12/2025).
Bantuan ini dihimpun Polda Aceh dari masyarakat Kota Sabang, Alumni Akpol 1993, Bhayangkari Polda Aceh, Biro Logistik Polda Aceh, Satbrimobda Aceh serta berbagai instansi BUMN di Aceh.
Polda Aceh menegaskan bahwa seluruh logistik yang telah tiba di Posko Induk di Kota Langsa kini dalam kondisi siap distribusi, menyusul mobilisasi donasi besar dari berbagai pihak.
Kapolres Langsa, AKBP Mughi Prasetyo Habrianto SIK menyampaikan, seluruh bantuan akan bergerak hari ini menuju titik-titik banjir terparah, termasuk lokasi yang hingga kini masih terisolir.
“Kita pastikan seluruh bantuan yang telah tiba dan terkumpul kini memasuki tahap distribusi cepat. Hari ini langsung kita salurkan ke wilayah-wilayah terdampak,” ucap Kapolres Langsa.
AKBP Mughi Prasetyo yang memimpin langsung proses distribusi menegaskan bahwa Polri hadir untuk memastikan seluruh bantuan sampai dengan aman dan tepat sasaran.
“Dengan dukungan logistik dalam jumlah besar ini, ribuan warga yang masih berada di pengungsian diharapkan segera mendapatkan suplai kebutuhan mendesak, mulai dari makanan, pakaian, obat-obatan, hingga perlengkapan bayi,” ungkap AKBP Mughi.
Data Bantuan Logistik Yang Berhasil Dihimpun
1. Bantuan Masyarakat Kota Sabang, meliputi 8 ton pakaian bekas layak pakai, 500 Kg Pampers, 2 ton sembako, 2 ton air mineral, 2 dus obat-obatan, 2 ton beras dan 3 dus besar marker.
2. Bantuan Alumni Akpol 1993 meliputi 300 sak beras, 500 Pcs minyak goreng, 500 kaleng biscuit, 10 kotak pampers bayi, 500 botol minyak kayu putih, 10 kotak pembalut wanita, 500 kotak air mineral, 100 pcs handuk, 100 pcs kain sarung, 1.000 kaleng sarden dan 500 Kg gula.
3. Bantuan Bhayangkari Polda Aceh yang tiba dalam 5 kontainer berisi 48 dus besar dan 27 dus mi instan.
4. Bantuan Biro Logistik Polda Aceh berupa 1.500 sak beras, 200 dus mie telur, 20 sak gula pasir, 50 dus kopi, 50 dus sabun batang, 42 bal bihun, 50 dus minuman sereal, 300 dus air mineral, 500 pcs pampers, 250 pcs pembalut, 500 botol autan dan 200 botol minyak goreng.
5. Bantuan dari Dr. H. M. Nasir Djamil (Anggota Komisi III DPR RI) meliputi 200 Kg minyak goreng, 200 kg gula, 300 sak beras dam 150 dus mie instan.
6. Bantuan Satbrimobda Aceh berupa 96 dus pembalut, 4 paket pelampung, 396 botol air mineral, 30 pcs sepatu boot, 100 kg gula, 218 kg beras, 90 liter minyak, 48 dus MTP, 7 paket obat-obatan, 88 dus indomie, 48 pcs kantong mayat, 15 set cangkul, 16 set sekop, 10 set ember dan alat pel serta 6 set kereta sorong.
7. Bantuan Instansi BUMN di Aceh meliputi puluhan dus selimut, pakaian, alat tulis, perlengkapan sekolah, makanan, kebutuhan bayi, obat-obatan serta kebutuhan logistik lainnya.














