KOTA LANGSA – Selain membersihkan Lapangan Merdeka Langsa, PT. WIKA juga menyasar fasilitas umum lainnya seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa, sekolah-sekolah dan Dayah yang ada di Kota Langsa, Rabu (11/02/2026).
Proses pembersihan sisa tanah lumpur banjir ini merupakan kerjasama Kementerian PUPR dengan PT. WIKA di daerah bencana banjir hidrometeorologi Sumatera, khususnya Aceh Tamiang, Aceh Timur dan Kota Langsa di Aceh.
“Pembersihan yang kita lakukan adalah fokus pada sisa tanah lumpur pascabanjir di beberapa fasilitas umum, dan ada juga yang cuma pengecatan saja, sehingga dapat digunakan dengan lebih baik seperti sebelumnya,” ucap perwakilan PT. WIKA, Muhammad Iqbal kepada hariandaerah.com.
Lebih lanjut disampaikan, selain Lapangan Merdeka Langsa, pihaknya juga membersihkan RSUD Langsa, beberapa sekolah dan juga Dayah di Kota Langsa.
‘Untuk RSUD Langsa, kita sudah mulai membersihkan dari tanggal 4 Februari lalu dan targetnya sampai 18 ini,” terang Iqbal.
Kemudian untuk Dayah sudah mulai dikerjakan hari ini, Rabu (11/02) dengan target sampai satu minggu kedepan, tanggal 17 Februari 2026.
“Untuk Dayah Asasul Huda kita membersihkan sisa lumpur saja. Sedangkan Dayah Darulfatah dilakukan Rehab Rekon (pengecetan) dan Dayah Al-zahra khusus Rehap Rekon,” sebutnya lagi.
Iqbal menambahkan, kemudian ada juga beberapa sekolah yang dibersihkan, yaitu SMPN 2 Kota Langsa, SD 1 Paya Bujok Tunong, SD 2 Paya Bujok Tunong dan MIN Paya Bujok Tunong.
“Untuk sekolah-sekolah khusus kita bersihkan tanah sisa lumpur banjir saja,” ujarnya.
“Semoga pembersihan yang kita lakukan ini dapat membantu dan meringankan Pemerintah Kota Langsa dalam proses masa pemulihan pascabanjir,” harap Muhammad Iqbal.
Untuk diketahui, pembersihan fasilitas umum di Kota Langsa yang dilakukan oleh PT. WIKA ini dengan menggunakan sekitar 200 orang jasa pekerja lokal.














