BREBES – Sebuah sejarah baru bagi dunia olahraga Kabupaten Brebes telah terukir di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah. Kompetisi yang berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang pada 23–26 Mei 2026 ini menjadi momen kebanggaan setelah kontingen Brebes Beres Rajawali Sakti sukses membawa pulang medali emas dan perunggu, sekaligus menandai kemenangan perdana atau “pecah telur” di tingkat provinsi.
Keberhasilan gemilang ini ditorehkan oleh M. Fakhri Nabil Rafif yang tampil perkasa dan berhasil meraih medali emas pada kategori Festival Pondok Pesantren. Tak hanya itu, prestasi membanggakan juga disumbangkan oleh Nailila Rahmadani yang berhasil meraih medali perunggu lewat kategori Tunggal Kadet Putri Usia 15 Tahun (Kelahiran 2011).
Kemenangan ini tidak lepas dari dukungan penuh dan pembinaan berkelanjutan yang dilakukan Pamor Wicaksono, selaku Ketua Umum PTMSI Kabupaten Brebes yang juga merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Brebes dari Fraksi Partai Golkar. Prestasi ini dinilai sebagai tonggak penting, membuktikan bahwa atlet-aset muda Brebes mampu bersaing ketat dan tampil unggul di kancah kompetisi provinsi.
Pamor Wicaksono mengungkapkan rasa syukur, haru, dan kebanggaannya atas capaian yang diraih para atlet binaannya.
“Alhamdulillah, kontingen Brebes Beres Rajawali Sakti telah berhasil mencetak sejarah baru dengan menyabet medali Emas dan Perunggu. Ini adalah langkah awal yang sangat berharga bagi perkembangan tenis meja di daerah kita,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen yang terlibat, mulai dari manajer tim, pelatih, hingga para atlet yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran demi mengharumkan nama Kabupaten Brebes.
“Terima kasih kepada semua pihak yang senantiasa mendukung dan mendoakan. Selaku Ketua Umum PTMSI Brebes, saya merasa bangga, haru, dan bahagia. Terima kasih kepada Pak Manager, para pelatih, dan anak-anakku para atlet yang berjuang dengan semangat pantang menyerah demi nama besar Brebes,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, politisi Golkar ini memberikan suntikan motivasi agar para atlet terus berkarya dengan prinsip yang luhur.
“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya. Teruslah berjuang di jalan yang benar, jadilah besar dengan cara yang benar. Tetap semangat menorehkan prestasi dan tinggalkanlah warisan karya terbaik bagi tanah air yang kita cintai bersama,” pesannya.
Selain peraih medali, sejumlah atlet muda Brebes juga menunjukkan perkembangan signifikan dengan berhasil melaju hingga babak delapan besar. Mereka adalah Raya Fathiyaturahma, Ionian Pratama, Ridho Muhammad C, Luthfiansyah Eky Sulaeman, Mochammad Daffa Fijar, Ramadhan, Khanza Salma Fauziyah, Isfandyar Fahmi Al, Sativa Hamidah Qorri Aina, Ghifan, serta Yon Fitrianto.
Pencapaian di Kejurprov PTMSI Jateng tahun ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan tenis meja Brebes. Langkah ini menjadi dasar yang kuat agar ke depan, olahraga raket meja ini semakin berkembang, berprestasi, dan mampu diperhitungkan hingga ke kancah nasional.









