Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Dengan JKN, Akses Berobat Kini Cukup Gunakan NIK

Screenshot 20251221 185617 Office App
Dekriati (56), warga Desa Keude Cunda, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Dekriati terdaftar sebagai peserta aktif JKN.hariandaerah.com (foto. nurmansyah)

LHOKSEUMAWE – Akses layanan kesehatan yang mudah dan berkualitas semakin dirasakan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Program ini dinilai memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menjamin perlindungan kesehatan tanpa terbebani biaya besar.(21/12/25)

Salah satu peserta yang merasakan langsung manfaat Program JKN adalah Dekriati (56), warga Desa Keude Cunda, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Dekriati terdaftar sebagai peserta aktif JKN pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Ia merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu instansi Pemerintah Kota Lhokseumawe, sementara suaminya adalah pensiunan karyawan perusahaan swasta di wilayah Aceh Utara.

Manfaat kepesertaan JKN dirasakan Dekriati ketika sang suami harus mendapatkan perawatan medis akibat keluhan nyeri di bagian perut yang dirasakan sejak beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut membuat keluarga segera membawa pasien ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Belakangan ini suami saya sering mengeluh nyeri dan tidak nyaman di bagian perut. Karena rasa sakitnya sudah tidak tertahankan, kami memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit. Saat ini masih dalam proses observasi oleh tim dokter, tetapi kami merasa tenang karena sudah menjadi peserta JKN,” ujar Dekriati jum’at (19/12).

BACA JUGA:  Perusahaan di Dharmasraya Salurkan CSR untuk Korban Banjir, Bupati Apresiasi Kepedulian Sosial

Ia juga mengungkapkan kepuasannya terhadap pelayanan yang diterima, baik dari sisi administrasi maupun layanan medis. Menurutnya, seluruh proses berjalan mudah dan cepat, serta didukung oleh sikap ramah dari petugas kesehatan.

“Kami awalnya hanya membawa Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sekarang malah lebih mudah, cukup menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sudah bisa berobat. Ditambah lagi dengan adanya aplikasi Mobile JKN yang sangat membantu. Pelayanan dari perawat dan dokter juga sangat baik dan profesional,” tuturnya.

Dekriati menilai memiliki jaminan kesehatan merupakan hal yang sangat penting, mengingat risiko sakit dapat datang kapan saja. Ia pun menegaskan tidak merasakan perbedaan pelayanan antara pasien umum dan peserta JKN selama menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

BACA JUGA:  Dedy Yon Apresiasi Kolaborasi OJK Tegal dan TP PKK, SICANTIKS Jadi Wujudnya

“Saya tidak merasakan adanya perbedaan pelayanan. Semua pasien dilayani dengan ramah dan maksimal. Bahkan tidak ada biaya tambahan yang harus kami keluarkan. Dibandingkan beberapa tahun lalu, layanan JKN sekarang jauh lebih baik, terutama dari sisi administrasi yang semakin ringkas,” katanya.

Di akhir, Dekriati berharap Program JKN dapat terus berjalan secara berkesinambungan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, Program JKN memberikan rasa aman, terutama bagi masyarakat yang telah memasuki masa pensiun.

“Tidak ada yang ingin sakit, tetapi jika sakit datang, kami tidak lagi khawatir soal biaya. Program JKN benar-benar membantu dan memberi rasa aman. Semoga BPJS Kesehatan terus hadir dan bertahan demi kesejahteraan masyarakat Indonesia,” pungkasnya

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *