Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Diduga SMK Ma’arif Banyumas Pringsewu Rencana Buat Laporan Klarifikasi Bohong ke Dinas Pendidikan

Diduga SMK Ma'arif Banyumas Pringsewu Rencana Buat Laporan Klarifikasi Bohong ke Dinas Pendidikan AddText 02 03
Salah salah seorang alumni saat mengambil dokumentasi penyerahan ijazah oleh pihak sekolah. (Davit/Hariandaerah.com)

PRINGSEWU – Pembagian ijazah Alumni siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif Banyumas jadi kecaman. Sebab, pihak sekolah memberi fotocopy bukan ijazah yang asli.

Kuat dugaan pihak sekolah manipulasi data untuk laporan ke Disdikbud Lampung. Atau membuat klarifikasi serta laporan bohong.

Karena sebelumnya pihak sekolah  diberi waktu oleh dinas pendidikan untuk membuat klarifikasi atas informasi penahanan ijazah.

Namun nyatanya ijazah para alumni tidak diberikan.  Parahnya lagi pihak sekolah mengambil dokumentasi foto alumni dengan menunjukkan ijazah yang asli.

Setelahnya, kembali diambil kemudian dibagikan fotocopy ijazah.

Para orang tua beserta alumni diminta menandatangani kertas kosong tanpa menjelaskan alasannya.

” Orang tua saya dan beberapa alumni diminta tanda tangan di kertas kosong belum ada tulisan apapun, ” Sebut salah seorang Alumni yang tidak mau ditulis namanya, Sabtu (3/2/24).

Sementara itu saat dikonfirmasi, pihak sekolah menengah kejuruan ( SMK ) Ma’arif Banyumas Pringsewu menampik infomasi penahanan ijazah siswa alumninya yang telah lulus.

Dan menyebut wali murid alumni tersebut tidak pernah datang ke sekolah mengambil ijazah dan menyampaikan kendalanya.

Adapun ijazah bukan ditahan, namun itu belum diberikan, lantaran siswa belum melakukan sidik jari.  Ditambah lagi orang tua siswa belum memenuhi kewajibannya di sekolah.

” Kami ini swasta bukan Negeri. Adapun keuangan yang dikelola SMK ini, itu berdasarkan dengan apa yang sudah disepakati. Uang jelas untuk membayar tenaga pengajar dan operasional sekolah, “ucap Romli pihak yayasan SMK Ma’arif Banyumas kepada Hariandaerah.com, saat menyampaikan hak jawab dikantornya, Jumat (2/2/24).

Selama wali murid proaktif, Ia mengatakan, pihaknya akan selalu melayani permasalahan orang tua murid sebelum pihak sekolah memberi kebijakan.

” Selama orang tua murid proaktif pihak sekolah pasti melayani mengingat selama ini kedua pihak tidak ada masalah dan selagi memang ada komunikasi dua arah, “kata Dia.

Menurutnya, pihak sekolah akan memberi kebijakan menyangkut permasalahan yang akan diverifikasi.

” Disitulah nanti kebijakan kebijakan yayasan yang akan berbicara gitu. Konteksnya kan mesti harus diverifikasi juga. Kita pihak yayasan harus mengelola betul-betul gitukan, “timpalnya.

Sementara itu Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Wilayah II, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Drs. Sunardi, M.Pd mengatakan, Dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung telah melayangkan surat kepada pihak Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) Ma’arif Banyumas Pringsewu, Jumat (2/2/24).

Surat berupa edaran Kadis Disdikbud, meminta kepada pihak SMK Ma’arif untuk segera membagikan ijasah siswa alumni yang ditahan.

Pembagian ijazah tanpa dikaitkan dengan tunggakan siswa. Kemudian pihak sekolah memberikan klarifikasi mengenai berita yang berkembang tentang ijazah tersebut.

” Pembagian ijazah tersebut tanpa dikaitkan dengan biaya dari siswa yang menjadi tunggakan. Setelah itu kepala sekolah diminta membuat laporan tertulis, ” Kata Sunardi. (Davit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *