Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Diskop UKM Aceh Gelar Bimtek Terkait Izin Usaha Simpan Pinjam Berbasis OSS

Bimtek
Kadis Diskop UMKM Aceh, di wakili Kepala Bidang (Kabid) Kelembagaan, Teuku Kamaluddin SE, M.Si, Saat Membuka Kegiatan Bimtek terkait izin usaha simpan pinjam melalui OSS bagi KSPPS/USPPS, di Hotel Di Hotel Grand Nanggroe, Senin (13/3/2023). (Foto: hariandaerah.com/Herlin/Iman).

BANDA ACEH – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh (Diskop UKM) gelar kegiatan bimbingan teknik (Bimtek) terkait izin usaha simpan pinjam melalui OSS bagi KSPPS/USPPS, di Hotel Di Hotel Grand Nanggroe, Senin (13/3/2023).

Bimtek
Diskop UKM Saat menggelar Kegiatan Bimtek terkait izin usaha simpan pinjam melalui OSS bagi KSPPS/USPPS, di Hotel Di Hotel Grand Nanggroe, Senin (13/3/2023). (Foto: hariandaerah.com/Herlin/Iman).

Kadis Diskop UKM Aceh, Azhari, S.Ag, M.Si, yang di wakili Kepala Bidang (Kabid) Kelembagaan, Teuku Kamaluddin SE, M.Si mengatakan, Kondisi Koperasi di Aceh per-Desember 2022 berjumlah 6.974 unit.

“Untuk yang aktif sebanyak 3.967 unit (57%) dan yang tidak aktif 3.007 unit (43%), yang melaksanakan RAT 590 unit (15%),” kata Kamaluddin.

Lebih lanjut, Kamaluddin menambahkan, dari koperasi yang aktif dan belum lagi yang tidak aktif secara otomatis tidak melaksanakan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT). Sementara untuk koperasi binaan Provinsi berjumlah 108 unit, yang aktif 77 unit (73 %), yang tidak aktif 31 unit (27 %) dan yang melaksanakan RAT 26 Unit (34 %).

“Ini menandakan bahwa banyak Koperasi di Aceh ada yang (sakit), perlu diperiksa, dianalisis, diobati, dibina, bagi yang masih memungkinkan untuk hidup kembali perlu dibina, sehingga dapat hidup kembali dan bila tidak mungkin dibina lagi dibubarkan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Laga Perdana, Persabar Aceh Barat Bungkam PSKTS Kembang Tanjong dengan skor 4-2

Seperti diketahui, kata Kamaluddin, Pemerintah telah menerbitkan 51 Peraturan Pelaksana Undang Undang (UU) Cipta Kerja terdiri dari 47 Peraturan Pemerintah (PP) dan 4 Peraturan Presiden (Perpres) yang merupakan salah satu upaya untuk mendatangkan investasi melalui penyederhanaan perizinan dan birokrasi.

“Dimana Peraturan tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko diakses melalui Online Single Submission (OSS),” ucap Kabid kelembagaan Diskop UKM Aceh itu.

Lanjut Kamaluddin, dengan Adanya OSS dapat mempermudah pengurusan berbagai perizinan usaha mulai dari persyaratan perizinan untuk melakukan usaha (izin terkait lokasi, lingkungan dan lain-lain), hingga izin operasional kegiatan mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah dengan komitmen persyaratan izin.

Kemudian Kamaludin menyampaikan, khususan izin usaha simpan pinjam melalui OSS untuk koperasi sesuai dengan PermenKop UKM RI No. 05 Tahun 2019 tentang perubahan atas PermenKop UKM RI nomor 11 Tahun 2018 tentang Perizinan Usaha Simpan Pinjam Koperasi dan di perkuat oleh KepmenKopUKM RI No. 49 Tahun 2021 tentang perizinan berusaha berbasis risiko usaha simpan pinjam sektor
Koperasi.

BACA JUGA:  Lima Hari Pencarian, Kades Said Bukhari Korban Tertimbun Tanah Longsor Ditemuakan Sudah Meninggal

“Oleh sebab itu melalui Bimbingan Teknis Izin Usaha Simpan Pinjam melalui OSS bagi KSPPS/USPPS ini kami harapkan keseriusan Bapak/Ibu dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk mengikuti kegiatan ini,” harapnya.

Perlu diketahui kegiatan bimbingan teknik (Bimtek) terkait izin usaha simpan pinjam melalui OSS bagi KSPPS/USPPS, dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 13 – 15 Maret 2023, di Hotel Di Hotel Grand Nanggroe

Kegiatan tersebut turut di hadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Aceh, Azhari, S.Ag, M.Si, yang di wakili Kepala bidang Kelembagaan Teuku Kamaluddin, SE, M.Si. Kementerian Koperasi dan UKM RI, Ir. Sutrisno, Kementerian Investasi/BKPM, Risma Avriana, ST., M.Sc, Para Kabid dan Kepala UPTD, Serta Seluruh Peserta Bimtek Izin Usaha Simpan Pinjam melalui OSS bagi KSPPS/USPPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *