LHOKSEUMAWE – Para cendekiawan dan tokoh Nahdliyin di Kota Lhokseumawe resmi menginisiasi terbentuknya Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kota Lhokseumawe untuk masa khidmat 2025–2030. Proses musyawarah dan pemilihan yang berlangsung khidmat di Operation Room IAIN Lhokseumawe menetapkan Dr. Iskandar, M.Si sebagai Ketua Formatur PC ISNU Lhokseumawe.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua PC NU Kota Lhokseumawe Tgk. Dr. Rizwan Haji Ali, MA, Ketua Dewan Pakar PW ISNU Aceh sekaligus Rektor IAIN Lhokseumawe Prof. Dr. Danial, M.Ag, Komisioner Bawaslu Kota Lhokseumawe Yulia Yusbar, tokoh ulama Dr. Tgk. H. Munawar Khalil, MA, akademisi perempuan Dr. Nurhayati, MA, serta Kepala Biro IAIN Lhokseumawe Akly Zikrullah, MH.
Dalam sambutannya, Ramazana, S.Sos., M.A., selaku Ketua Mandataris Pembentukan PC ISNU Lhokseumawe, menyampaikan harapan agar para sarjana muda NU dapat berkonsolidasi dan membangun sinergi untuk mengembangkan ISNU ke depan. Ia juga menekankan pentingnya menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah guna memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan umat.
Sementara itu, Ketua PC NU Lhokseumawe, Tgk. Dr. Rizwan Haji Ali, MA, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kembali PC ISNU di Lhokseumawe.
“PC ISNU sudah lama tidak aktif. Semoga kepengurusan baru ini mampu memberi kontribusi positif, baik secara spiritual maupun intelektual, serta bersinergi dengan lintas organisasi dan badan otonom NU lainnya,” ujarnya.
Dalam pidato pembukaan, Prof. Dr. Danial, M.Ag menegaskan bahwa ISNU memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan NU untuk memajukan umat.
“Setiap amanah harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab: kepada Allah, kepada diri sendiri, dan kepada sesama manusia. ISNU merupakan perpanjangan tangan NU dalam membangun umat melalui ilmu pengetahuan,” tuturnya.
Usai terpilih, Dr. Iskandar, M.Si menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa jabatan ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan demi kemajuan organisasi dan umat. Dalam pidatonya, ia memaparkan tiga langkah strategis yang akan segera dilakukan:
- Konsolidasi struktural – untuk memperkuat organisasi dan memastikan ISNU tumbuh bersama di semua lini.
- Konsolidasi jaringan (networking) – guna menginventarisasi potensi sarjana NU yang belum terakomodasi dalam wadah resmi serta mengajak mereka berperan aktif dalam pembangunan umat.
- Konsolidasi program – mencakup pemetaan dan implementasi program prioritas NU yang dapat dijalankan ISNU secara cepat, tepat, dan cerdas.
“ISNU Kota Lhokseumawe ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan kolektif dari kita semua. Mari jadikan ISNU sebagai rumah kita bersama dalam mengekspresikan karya dan pengabdian untuk umat,” pungkas Dr. Iskandar.








