Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadhan, Sekda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah di Aceh Barat

WhatsApp Image 2026 03 09 at 23.40.22
Sekda Aceh M. Nasir memberikan sambutan pada kegiatan Gerakan Pangan Murah di Pasar Tani Meulaboh, Aceh Barat, Senin (9/3/2026). Foto: dok. Biro Adpim.

MEULABOH – Pemerintah Aceh terus memperkuat upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di areal Pasar Tani Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, yang memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama Ramadhan.

Gerakan Pangan Murah ini merupakan program kolaboratif yang melibatkan Dinas Pangan Aceh, Dinas Pangan Kabupaten Aceh Barat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Perum Bulog Kanwil Aceh, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Aceh.

Dalam arahannya, Nasir menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga dan dapat diakses masyarakat dengan harga yang wajar, terutama setelah adanya gangguan distribusi logistik akibat bencana di sejumlah wilayah.

BACA JUGA:  Dari Muazzin ke Imam Besar, Perjalanan Spiritual Andhika di Kota Sabang

“Pascabencana, banyak konektivitas yang lumpuh sehingga distribusi pasokan pangan seperti beras, telur, dan minyak goreng sempat terhambat. Tugas pemerintah adalah hadir untuk menstabilkan pasokan dan harga, terutama di bulan Ramadhan,” ujar Nasir.

Ia menegaskan Pemerintah Aceh akan terus melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan serta melindungi daya beli masyarakat hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Pemerintah Aceh memastikan tidak ada lonjakan harga yang membebani warga selama masa Ramadhan hingga menjelang Idulfitri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Aceh, Surya Rayendra, dalam laporannya menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk intervensi pasar yang dilakukan pemerintah untuk mengendalikan inflasi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

BACA JUGA:  Billy Apresiasi Diplomasi RI Hadapi Krisis AS–Iran

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan sedikitnya 600 paket sembako murah yang dapat ditebus masyarakat. Setiap paket berisi beras premium 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir kemasan 2 kilogram, serta telur ayam.

Selain paket sembako, masyarakat juga dapat memperoleh berbagai komoditas pertanian segar yang dipasok langsung oleh petani lokal melalui stand Pasar Tani Aceh Barat.

Pada kesempatan tersebut, Sekda Aceh juga menyerahkan secara simbolis paket pangan murah kepada perwakilan masyarakat serta meninjau stand pasar tani bersama unsur Forkopimda dan pemerintah daerah setempat.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *