Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Aceh  

Dosen UTU Kenalkan Strategi Pemasaran Produk Olahan Cangkang Lokan di Aceh Barat

3.a. narasi berita strategi pemasaran cangkang lokan 11zon
Tim dosen Universitas Teuku Umar (UTU) memberikan sosialisasi dan pelatihan strategi pemasaran diversifikasi produk tepung cangkang lokan kepada Kelompok Tani Mitra Kana di Desa Mesjid Tuha, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Selasa (26/8/2025). (Foto: Ist).

ACEH BERAT – Tim dosen Universitas Teuku Umar (UTU) menggelar sosialisasi dan pelatihan bertajuk Strategi Pemasaran dalam Diversifikasi Produk Tepung Cangkang Lokan (TCL) bersama Kelompok Tani Mitra Kana, Desa Mesjid Tuha, Kecamatan Meureubo, Selasa (26/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didanai Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek 2025.

Pelatihan dipimpin oleh Siti Aminah, S.P., M.Agr (Dosen Agroteknologi-FP) selaku ketua tim, bersama Agusriati Mulyana, S.Pd., M.Pd (Dosen Akuakultur-FPIK), dan Yulia Windi Tanjung, S.P., M.Si (Dosen Agribisnis-FP). Program ini mendorong masyarakat mengembangkan home industry berbasis potensi lokal, dengan memanfaatkan limbah cangkang lokan menjadi produk bernilai tambah.

Dalam sambutannya, Siti Aminah menegaskan bahwa kegiatan tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan diversifikasi produk, tetapi juga perancangan strategi pemasaran untuk memperluas akses pasar.

BACA JUGA:  Untuk Usaha Produktif, Baitul Mal Gayo Lues Pelajari Pemberdayaan Zakat-Infak

“Cangkang lokan yang sering dianggap limbah sebenarnya memiliki potensi ekonomi tinggi jika diolah menjadi biofertilizer, pakan ternak, atau water purifier. Kami ingin membantu kelompok tani mengubahnya menjadi produk unggulan yang mendukung ekonomi berkelanjutan,” jelasnya.

3.b. narasi berita strategi pemasaran cangkang lokan scaled
Tim dosen Universitas Teuku Umar (UTU) memberikan sosialisasi dan pelatihan strategi pemasaran diversifikasi produk tepung cangkang lokan kepada Kelompok Tani Mitra Kana di Desa Mesjid Tuha, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Selasa (26/8/2025). (Foto: Ist).

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar elemen untuk keberlanjutan program. “UTU berkomitmen mendampingi masyarakat melalui pengabdian. Harapannya, Kelompok Tani Mitra Kana dapat menjadi contoh pemanfaatan potensi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Ketua Kelompok Tani Mitra Kana, M. Uzir, menyampaikan apresiasinya atas pendampingan tersebut. Menurutnya, kegiatan membuka wawasan baru bagi anggota kelompok dalam melihat potensi limbah cangkang lokan.

“Selama ini cangkang lokan hanya terbuang. Setelah pelatihan, kami tahu ini bisa diolah menjadi produk bernilai jual, baik untuk pertanian sebagai biofertilizer maupun bahan pakan ternak, yang sesuai dengan usaha sebagian anggota kelompok. Dengan begitu, pengolahannya bisa mendukung kemandirian petani sekaligus menambah pendapatan keluarga,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Drs Azmi MAP, Wajah Baru Pemimpin Aceh Singkil yang Akan Dilantik

Kegiatan ditutup dengan praktik langsung pengemasan dan strategi pemasaran tiga produk diversifikasi TCL, yakni biofertilizer, pakan ternak, dan water purifier. Melalui pendampingan ini, Kelompok Tani Mitra Kana diarahkan untuk memulai pemasaran secara sederhana di tingkat rumahan, sebagai pondasi usaha berkelanjutan yang mendukung ekonomi hijau serta memperkuat daya saing produk lokal Aceh Barat.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *