SIMEULUE – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Simeulue, Carles, S.ST.Pi., M.Si, menyebutkan, pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui Aplikasi SIKS-NG di tingkat desa menjadi langkah krusial bagi Kabupaten Simeulue untuk memastikan penyaluran berbagai program perlindungan sosial berjalan tepat sasaran. Senin (06/07/2026).
“Keakuratan data yang diinput operator desa menjadi fondasi utama dalam menentukan kategori kesejahteraan masyarakat,” kata Carles.
Dijelaskannya, peran operator SIKS-NG di tingkat desa sangat menentukan keberhasilan penyaluran bantuan sosial. Menurutnya, kesalahan input data di desa akan berdampak pada seluruh sistem penyaluran bantuan sosial.
“Data yang akurat adalah kunci utama ketepatan sasaran, agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan . Karena itu, operator desa harus memastikan setiap perubahan kondisi warga tercatat secara faktual dan sesuai keadaan di lapangan,” jelasnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini tercatat lebih dari 889 warga di Kabupaten Simeulue mengajukan perubahan status desil serta usulan Bansos PKH dan BPNT untuk periode April, Mei, dan Juni melalui Dinas Sosial. Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya data awal yang dinilai belum sesuai dengan fakta ekonomi masyarakat di lapangan.
Carles menegaskan, operator SIKS-NG di desa memegang wewenang dan tanggung jawab vital untuk meng-entri perubahan data secara faktual, menanggapi keluhan masyarakat, serta melaporkan data yang akurat agar persoalan kemiskinan dapat ditangani secara objektif.
Dinas Sosial Kabupaten Simeulue juga mengimbau masyarakat yang datanya belum sesuai agar segera melakukan pembaharuan desil melalui operator desa masing-masing, khususnya bagi desa yang telah memiliki operator desa. Bagi warga yang belum terlayani di desa, verifikasi status juga dapat dilakukan langsung ke kantor Dinas Sosial setempat. (*)














