Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Komisi X DPR RI: Kemenpora Tingkatkan Pembangunan Kepemudaan dan Olahraga

pemuda olahraga
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian saat membacakan kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X dengan dengan Eselon I Kemenpora RI, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (28/3/2023). (Foto : Istimewa).

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Hetifah Sjaifudian mengatakan, Komisi X mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan peningkatan kepemudaan dan olahraga di Indonesia. Salah satunya adalah dengan berkoordinasi dengan berbagai kementerian/lembaga lain dalam upaya meningkatkan seluruh indikator dalam Indeks Pembangunan Pemuda.

“(Indikatornya) yaitu pendidikan, kesehatan/kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi,”kata Hetifah saat membacakan kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X dengan Eselon I Kemenpora RI, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (28/3/2023).

Lebih lanjut, Hetifah  meminta Kemenpora untuk memasukkan program dan kegiatan yang berbasis keagamaan dalam pelaksanaan program dan kegiatan penguatan ideologi kebangsaan.

BACA JUGA:  Teh Camel dan PKB Kota Bogor Siap Menangkan Anies - Muhaimin di Pilpres 2024

Selain itu, Hetifah menyampaikan,  bahwa program peningkatan partisipasi olahraga dan kebugaran masyarakat harus lebih difokuskan kembali.

“Sebagai dasar dalam mendukung program-program Indonesia Bugar yang tertera dalam DBON (dokumen rencana induk tentang arah kebijakan pembinaan dan pengembangan olahraga nasional),” imbuh Politisi Fraksi Partai Golkar itu.

BACA JUGA:  Retorika "Perang Terbuka" dan Risiko Disrupsi Politik Lokal: Menjaga Komunikasi Elit demi Daerah yang Kondusif

Sepeti diketahui, kata Hetifah, DBON merupakan program yang diluncurkan pada 9/9/2021 lalu, bertepatan pada perayaan Hari Olahraga Nasional. dalam pelaksanaan program prioritas pembinaan usia dini dan peningkatan prestasi atlet pada sentra-sentra latihan.

“Harus dilaksanakan dengan didukung oleh anggaran yang sesuai dengan target dan tujuan DBON,” pungkasnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *