Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Legislator Dorong Mahasiswa Aktif Dalam Sistem Demokrasi Indonesia

IMG 20231014 WA0168
Keterangan foto : Anggota DPR RI Komisi II Difriadi melaksanakan kegiatan penyerapan Aspirasi Masyarakat di kota Banjarmasin, Sabtu (14/10/2023) (Hariandaerah.com/Jumri)

Hariandaerah.com Banjarmasin – Anggota DPR RI Komisi II Difriadi melaksanakan kegiatan penyerapan Aspirasi Masyarakat di kota Banjarmasin. Acara tersebut di gelar bersama dengan para Mahasiswa se Kota Banjarmasin dengan tema Sistem Demokrasi Pancasila, Rabu (11/10/2023).

Kegiatan ini melibatkan para mahasiswa sebagai peserta, untuk mendapatkan gambaran dan harapan seperti apa mengenai demokrasi Pancasila dalam benak para mahasiswa saat ini.

“Untuk memastikan sistem demokrasi dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, maka mahasiswa sebagai generasi penerus harus ikut andil dalam system tersebut.” Ujar Difriadi.

BACA JUGA:  Demo Dugaan Korupsi BSPS, Massa Aksi Minta KPK Periksa Said Abdulah

Legislator asal daerah Pemilhan Provinsi Kalimantan Selatan II juga mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam pelaksanaan pemilihan umum tahun 2024.

“Menjelang perhelatan pemilihan umum, baik pemilihan wakil rakyat maupun presiden, mahasiswa jangan golput”,tegas Difriadi.

Difriadi meminta agar Mahasiswa bisa memastikan wakil rakyat yang terpilih nanti benar-benar dapat menyuarakan kepentingan rakyat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan melihat rekam jejak para calon legislative yang akan mewakili wilayah kalian.

“Dengan demikian maka sistem demokrasi Pancasila dapat dikatakan berjalan,”Ujar Difriadi.

BACA JUGA:  Payah, Sindikat Narkotika Internasional Lolos dari Hukuman Mati di Sulteng

Dalam Kesempatan tersebut, Dr.H.Nuril Khasiin,Lc,MA sebagai narasumber menjelaskan bahwa dalam sebuah demokrasi, pikiran dari semua orang tidak dapat dibatasi.

“Mahasiswa harus dapat berfikir kritis untuk dapat memberikan pengaruh besar bagi Indonesia, Mahasiswa jangan hanya mau dijadikan obyek saja, tapi berpikir dan berperilaku sebagai subjek sehingga menjadi bagian dari system demokrasi,” ujarnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *