BENER MERIAH — Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya literasi di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi, kelompok mahasiswa LT_BM-SPT 1 menggelar kegiatan Kunjungan Literasi Sekolah di SMP Muhammadiyah 11 Simpang Teritit, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah.
Ketua Kelompok KKN LT_BM-SPT 1, Muhammad Dzaky, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program yang telah dimulai sejak 15 Juli 2025 dan bertujuan menumbuhkan minat baca serta mengasah keterampilan menulis di kalangan pelajar.
“Kunjungan Literasi Sekolah merupakan bagian penting dari KKN Tematik Literasi. Tujuan utamanya adalah menanamkan kesadaran akan pentingnya membaca dan menulis sejak dini. Kami menggunakan pendekatan interaktif melalui kegiatan Menulis Cerita Berbasis Buku Bacaan,” ujar Dzaky kepada media ini, Rabu (23/7/2025).
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mengajak siswa untuk membaca buku secara bersama, mendiskusikan isi cerita, lalu menuliskannya kembali dalam bentuk karya naratif yang orisinal. Metode ini dinilai efektif untuk merangsang daya imajinasi sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis siswa.
SMP Muhammadiyah 11 Simpang Teritit sendiri merupakan lembaga pendidikan non-formal yang terletak di Kemukiman Reje Ilang, dengan jumlah peserta didik sekitar 80 orang dari jenjang kelas VII hingga IX. Dalam kunjungan ini, sebanyak 20 siswa yang merupakan perwakilan dari tiap kelas dilibatkan secara aktif.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SMP Muhammadiyah 11, Hapsah S.Pd, menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran mahasiswa KKN dan manfaat program tersebut bagi anak didiknya.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan literasi dari adik-adik KKN. Anak-anak kami sangat antusias, mereka belajar sambil bermain, membaca, dan menulis dengan cara yang menyenangkan. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut agar semangat literasi terus tumbuh,” ucapnya.
Sebelumnya, kelompok KKN LT_BM-SPT 1 juga telah menjalankan program literasi serupa di tingkat Sekolah Dasar, yakni di SDN 1 Gegerung dan SDN 2 Gegerung. Kegiatan tersebut melibatkan metode membaca interaktif, mendongeng, dan permainan edukatif yang mendapat respon positif dari para siswa. Melihat antusiasme yang tinggi, kelompok ini kemudian mengembangkan metode yang disesuaikan untuk jenjang SMP dengan fokus pada eksplorasi kemampuan menulis narasi.
Sebagai bentuk apresiasi, tim KKN memberikan penghargaan kepada lima siswa dengan karya cerita terbaik, guna mendorong rasa percaya diri dan semangat berkarya lebih lanjut. Para pemenang tersebut di antaranya:
- Alif Maulana – Mahkota Untuk Ibu Pertiwi
- Ulfa Nadira – Asal-Usul Ular Tikus Tak Berbisa
- Anisa – Mengapa Ayam Betina Berkotek
- Suci Azkiya – Celana Baru di Tahun Baru
- Mahdi Pitra – Putri Alam
Cerita-cerita tersebut ditulis dengan gaya bahasa dan sudut pandang yang beragam, mencerminkan kreativitas serta potensi besar yang dimiliki anak-anak dalam dunia literasi.
Sebagai bagian dari dokumentasi dan publikasi, seluruh kegiatan literasi yang dilakukan oleh kelompok ini juga dibagikan secara aktif melalui akun Instagram @kknliterasi_simpangteritit. Media sosial dijadikan sebagai sarana berbagi inspirasi dan memperluas jangkauan dampak positif program ke masyarakat luas.
Menjelang berakhirnya masa pengabdian, kelompok LT_BM-SPT 1 tengah mempersiapkan agenda besar bertajuk Apresiasi Literasi Tingkat Desa, yang akan dikemas dalam bentuk perlombaan kreatif bagi anak-anak desa yang terlibat dalam program literasi. Pemenang akan mendapatkan sertifikat, plakat, dan bingkisan menarik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kreativitas mereka.
Program Kunjungan Literasi Sekolah ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat anak-anak dalam menjadikan membaca dan menulis sebagai kebiasaan sehari-hari. Mahasiswa KKN LT_BM-SPT 1 percaya, cerita-cerita kecil yang ditulis hari ini bisa menjadi pijakan menuju masa depan yang lebih cerah dengan buku sebagai sahabat setia di sepanjang perjalanan hidup mereka.















