Padang – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kepulauan Mentawai resmi dikukuhkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI yang digelar di Kota Padang, Ahad (7/9/2025).
Prosesi pelantikan beserta pembacaan Surat Keputusan (SK) dilakukan langsung oleh Sekretaris DPW PKS Sumbar, Nosa Ekananda, S.Pd, dengan disaksikan oleh jajaran pengurus, kader, serta simpatisan PKS.
Momen ini menjadi bagian penting bagi PKS dalam memperkuat konsolidasi di wilayah Kepulauan Mentawai ke depannya.
Dalam pidato politiknya, Ketua DPD PKS Mentawai, Ustadz Ahmad Siddiq, SP, menegaskan komitmen partainya untuk terus berkhidmat kepada masyarakat Mentawai.
Ia menyoroti kondisi daerah kepulauan Mentawai yang masih masuk kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
“Mentawai adalah daerah 3T. Tertinggal karena kualitas pembangunan masih rendah, angka kemiskinan tinggi, serta layanan pendidikan dan kesehatan yang terbatas. Namun Mentawai juga Terdepan karena berada di garis depan pertahanan negara dan berbatasan langsung dengan negara tetangga. Selain itu Mentawai Terluar, letaknya jauh dari pusat pemerintahan provinsi, sulit dijangkau, dan komunikasi masih terbatas,” ungkap Ahmad Siddiq.
Ia menegaskan, ke depan PKS Mentawai akan berjuang menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, baik melalui jalur kebijakan publik maupun kerja-kerja sosial kemasyarakatan. “PKS hadir untuk memastikan pembangunan di Mentawai tidak tertinggal, tetap diperhatikan, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Musda VI PKS Mentawai juga menjadi ajang konsolidasi kader dalam menyongsong agenda politik 2025–2030, sekaligus memperkuat peran PKS sebagai partai yang berkomitmen melayani rakyat hingga pelosok negeri.








