Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Pemko Padang Gencarkan Goro Massal, Pulihkan SMAN 9 Padang dan Jalan Irigasi Pauh

Perwakilan sejumlah OPD di lingkungan Pemko Padang bekerjasama dengan TNI/Polri, guru, masyarakat, dan siswa sekolah untuk melakukan goro di SMAN 9 Kota Padang dan Jalan Irigasi Kecamatan Pauh.(Foto:Diskominfo Padang)
Perwakilan sejumlah OPD di lingkungan Pemko Padang bekerjasama dengan TNI/Polri, guru, masyarakat, dan siswa sekolah untuk melakukan goro di SMAN 9 Kota Padang dan Jalan Irigasi Kecamatan Pauh.(Foto:Diskominfo Padang)

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Kota Padang. Melibatkan TNI/Polri, OPD terkait, insan kebencanaan, serta masyarakat, kegiatan gotong royong (goro) massal kembali digelar untuk membersihkan fasilitas publik dari material lumpur yang terbawa banjir.

Pada Selasa (9/12/2025), goro terpusat di SMAN 9 Kota Padang dan Jalan Irigasi Kecamatan Pauh. Sejumlah OPD seperti BPBD, Damkar, DLH, dan OPD lainnya turut bergerak cepat bersama guru, siswa, dan masyarakat sekitar untuk melakukan pembersihan menyeluruh.

FB IMG 1765327145518 1

Material lumpur yang memenuhi pekarangan sekolah hingga badan jalan diangkat menggunakan gerobak, kemudian dimuat ke truk DLH untuk dibawa ke lokasi pembuangan. Sementara sisa-sisa lumpur disiram dan dibersihkan menggunakan armada Damkar yang siaga di lapangan.

Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa Pemko Padang telah memperpanjang masa tanggap darurat hingga 15 Desember 2025. Selama masa tersebut, Pemko Padang menargetkan serangkaian agenda pemulihan di berbagai titik pelayanan publik.

FB IMG 1765327140076 2

“Ada beberapa lokasi yang menjadi fokus goro bersama. Hari ini di SMAN 9 Padang, besok (10/12) di SMAN 12 Banggalo, Kamis (11/12) di Lumin Park, Jumat (12/12) di Adzikia, dan Sabtu (13/12) di Simpang Brandon,” jelasnya.

Selain pembersihan fasilitas umum, Pemko Padang juga memprioritaskan penanganan warga terdampak bencana. “Dalam sepekan ke depan kami juga menargetkan relokasi warga dari pengungsian ke rumah khusus nelayan di Lubuak Buaya. Perpanjangan tanggap darurat ini memiliki target-target yang harus segera dituntaskan,” tambah Hendri Zulviton.

Langkah cepat dan kolaboratif ini menjadi bukti nyata komitmen Pemko Padang untuk mengembalikan kondisi kota dan memastikan layanan publik kembali berjalan normal, sekaligus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat pascabencana.(ADV)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *