Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Pemkab Brebes Tuntaskan Jalan Poros Lamaran–Siandong, Mobilitas dan Ekonomi Warga Diharapkan Meningkat

IMG 20260930 173206
Jalan poros Lamaran–Siandong di Kecamatan Larangan kini mulus dan kokoh dicor beton. Warga memasang papan ucapan terima kasih kepada KH. Nuridin Syamsudin atas terealisasinya pembangunan tersebut.(Foto dok hariandaerah.com)

BREBES — Pemerintah Kabupaten Brebes secara resmi menuntaskan pembangunan jalan poros Lamaran–Sitanggal–Siandong, Kecamatan Larangan, pada tahun 2026. Jalur yang selama bertahun-tahun dikeluhkan warga karena rusak parah kini berubah tampil kokoh dan mulus sepenuhnya dengan konstruksi rigid beton.

Proyek strategis ini dikerjakan secara bertahap sejak 2023 guna memperkuat konektivitas antardesa di wilayah Kecamatan Larangan. Penyelesaiannya disambut sukacita oleh masyarakat yang telah lama mendambakan akses jalan yang mantap dan tahan lama.

Konstruksi rigid beton dipilih karena memiliki daya tahan tinggi terhadap beban kendaraan berat maupun cuaca ekstrem, sehingga dapat menekan biaya pemeliharaan dalam jangka panjang. Dengan tuntasnya jalur ini, mobilitas warga kini menjadi lebih cepat, aman, dan efisien. Sektor pertanian serta perdagangan lokal yang menjadi urat nadi perekonomian warga diharapkan berkembang pesat berkat kelancaran distribusi hasil bumi menuju pasar.

Ruas jalan poros Lamaran–Sitanggal–Siandong dengan nomor ruas 403 ini dibangun dengan anggaran Rp825.118.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Brebes Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan yang telah rampung dilaksanakan oleh CV Dua Putra Kedawon, mencakup panjang 253 meter dengan lebar permukaan jalan 4 meter.

BACA JUGA:  Pangan Murah, Upaya Bantu Warga Dapatkan Harga Terjangkau

Warga Desa Siandong dan para pengguna jalan kini bernapas lega. Selama bertahun-tahun, jalan ini rusak parah dan menyulitkan pergerakan warga. Kini tampilannya berubah total — kokoh dan mulus.

Ikhawanudin, atau akrab disapa Iwan, warga RT 07/RW 04, Desa Siandong, saat dijumpai awak media pada Rabu (30/9/2026), menyambut gembira rampungnya proyek ini. Ia mengenang kondisi masa lalu yang sangat memprihatinkan.

“Dulu jalannya korat-karit, berantakan. Saat kemarau debunya sampai ke rumah-rumah dan sangat mengganggu aktivitas harian. Kalau musim hujan berlumpur dan nyaris tidak bisa dilalui kendaraan. Pernah diaspal sekitar lima tahun lalu, namun tak lama kemudian hancur kembali. Kini setelah dicor beton, jalannya benar-benar mantap,” ungkap Iwan.

Ia menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Brebes, khususnya Bupati Hj. Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M., beserta jajaran Dinas Pekerjaan Umum, atas terealisasinya pembangunan yang sudah lama dinanti warga.

BACA JUGA:  Beres Apik, Inovasi Baru Polres Brebes dan Pemkab untuk Pelayanan Publik yang Lebih Cepat dan Transparan

Warga lainnya, Dini (40), turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Brebes, jajaran DPU Kabupaten Brebes, serta KH. Nuridin Syamsudin, S.H. — Anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan — yang telah ikut memperjuangkan terealisasinya pembangunan jalan ini.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes Ir. Dani Asmoro, ST., MT., melalui Kepala UPT DPU Wilayah Banjarharjo, Taryono, S.I.P., saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa ruas jalan tersebut memang dibangun secara bertahap sejak 2023 dan Alhamdulillah tuntas sepenuhnya dengan konstruksi rigid beton pada tahun ini.

“Semoga dengan tuntasnya jalan poros ini, dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat sekitar,” ujar Taryono.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *