Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Peringati Hari Tanam Pohon Indonesia, Ini Harapan DPW FKBPPPN Aceh

FKBPPPN DPW FKBPPPN Aceh Saat Melaksanakan Penanaman Pohon pada Peringatan Hari Tanam Pohon Indonesia yang Berlangsung di Aceh Besar, Minggu (19/11/2023). (Foto: hariandaerah.com/Herlin).

BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Wilayah Aceh , Forum komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Nusantara (DPW-FKBPPPN) Aceh dalam rangka memperingati hari menanam Pohon Indonesia, melaksanakan kegiatan penanaman pohon di dua titik yang berbeda di Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPW FKBPPPN Provinsi Aceh, Dedi Herman yang diwakili Dewan Pengawas DPW Suriansyah, Minggu (19/11/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Suriansyah mengatakan, bahwa kegiatan penanaman pohon ini dilakukan oleh FKBPPPN Aceh terdapat dua titik permulaan yakni, di Dayah Khanzul Fata Lam Geu-Eu Kecamatan Peukan Bada dan di Dayah Sirajul Fata, Kecamatan Kuta Baro.

“Kegiatan menanam pohon pada hari ini guna memperingati hari Menanam Pohon Indonesia, sebagaimana Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2008, dan setelah hari ini kemungkinan besar banyak anggota yang secara bertahapan akan melaksanakan kegiatan yang sama sampai dengan tanggal 28 November 2023 nanti,” kata Suriansyah.

Lebih lanjut Suriansyah menyampaikan, jika sejatinya kegiatan ini dilaksanakan secara serentak, Menanam pohon Se-Nusantara sesuai intruksi Ketua Umum.

BACA JUGA:  Kredibilitas Ketua IMI Langsa Diragukan, Banyak Pengurus Inti Kompak Mundur

“Tentunya secara umum dengan harapan Forum kami dapat merangsang kesadaran dan kepedulian kepada masyarakat tentang pentingnya pemulihan kerusakan sumber daya hutan dan lahan melalui penanaman pohon,” ungkap Suriansyah.

”Secara khusus menunjukkan eksistensi kami kepada pemerintah,” sambungnya.

Ia mengharapkan, bagi FKBPPPN pelaksanaan kegiatan ini merupakan simbol FKBPPPN dalam menjaga Nusantara dengan menanam kebaikan, seperti yang pahami menanam satu pohon sama dengan menanam sejuta kebaikan.

“Semoga kegiatan ini diharapkan dapat menjadi berkah dan pahala sehingga giat ini menjadi doa bagi kami demi melancarkan tujuan kami dalam berjuang mendapatkan status PNS,” pungkasnya.

Suriansyah menjelaskan, FKBPPPN merupakan organisasi masyarakat beranggotakan anak-anak bangsa, yang selama ini berkerja di Satuan Polisi Pamong Praja di setiap provinsi dan kabupaten/kota.

Sebagai Polisi Pamong Praja dengan status kepegawaian Non Pegawai Negeri Sipil (Pol PP Non PNS) yang lama ini mengabdi, diharap keberadaan dan pengabdiannya dapat diperhatikan.

BACA JUGA:  Ketua Pemuda Santri Pancasila Kukuhkan Pengurus di Aceh Barat

“Ketua umum kami menyampaikan kepada seluruh anggotanya, bahwa kita semua harus menyampaikan pesan kepada pemerintah terutama Menteri PAN-RB Bapak Azwar Anas, tolong jangan lukai hati kami,” ujarnya

“Kami selama ini telah melaksanakan tugas, fungsi dan kewenangan sebagai Polisi Pamong Praja. Pengabdian kami bertahun-tahun seharusnya MenPAN-RB bersama-sama Mendagri tidak sulit memberikan solusi yang tepat, yaitu dengan mengangkat kami menjadi PNS sebagaimana ketentuan pasal 256 ayat (1) UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,” harapnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri Kasi Opsdal Tarmizi, SP, M.Si Mewakili Kasatpol PP-WH Aceh, ketua DPD kota Banda Aceh dan personel

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *