Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Perum Bulog Impor 700 Ribu Ton Beras Demi Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan

Bulog
Ilustrasi

JAKARTA – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) kembali mendapatkan mandat untuk mengimpor 700 ribu ton beras dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Indonesia. Impor beras ini telah melibatkan negara-negara mitra dagang seperti Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Myanmar.

Kabag Humas dan Kelembagaan Perum Bulog, Tomi Wijaya, menyatakan bahwa impor beras ini penting untuk memenuhi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang digunakan untuk intervensi stok pangan dan menjaga agar harga beras tetap terkendali. Dengan penandatanganan kontrak impor, Perum Bulog berharap negara pemasok akan segera mengirimkan beras yang telah dipesan.

“Kami telah mengontrak impor sebanyak 700 ribu ton beras dari negara-negara mitra dagang. Kita berharap beras ini dapat segera terealisasi untuk menjaga ketersediaan beras dan harga yang stabil,” ungkap Tomi Wijaya, Kamis (26/10/2023).

BACA JUGA:  Pemeriksaan Seorang Saksi Kasus Pemerasan SYL, Polda Metro Jaya Jadwalkan Ulang

Selain menjaga stabilitas harga, impor beras juga bertujuan untuk memastikan ketersediaan beras dalam program bantuan pangan yang akan diperpanjang hingga Desember.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Nilai Setiap Kota Belum Memiliki Perbedaan Kekuatan Dibandingkan Kota-kota Lainnya

Keputusan Perum Bulog untuk mengimpor beras sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menjaga ketersediaan beras dan harga yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan kondisi iklim seperti El Nino.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *