Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Sektor Pendidikan Kota Langsa Rugi Capai 125 Miliar Terdampak Banjir

IMG 20260204 143643
Salah satu Sekolah dibawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa yang terdampak banjir dan longsor. (Foto:hariandaerah.com/Sukma)

KOTA LANGSA – Banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh akhir November 2025 lalu telah mengakibatkan banyak sektor rusak. Untuk Sektor Pendidikan di Kota Langsa, total nilai kerusakan dan kerugian mencapai 125 Miliar lebih, Rabu (04/02/2026).

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Langsa, Bobby Edwin ST menyampaikan, bahwa dampak banjir dan tanah longsor di Kota Langsa telah menimbulkan kerugian sekitar Rp.125.148.068.920,- pada sektor pendidikan.

‎”Jumlah ini mencakup semua satuan pendidikan baik dibawah Disdikbud Kota Langsa, Cabang Dinas dan Kemenag. Begitu juga dengan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta (PTN dan PTS),” ucap Bobby kepada hariandaerah.com.

Selanjutnya dikatakan, kerusakan pada sektor pendidikan di Kota Langsa ini mencakup semua fasilitas belajar-mengajar yang ada. “Semua sarana dan prasarana sekolah mengalami kerusakan, baik itu sedang atau berat,” ujarnya.

IMG 20260204 143719
Sarana dan prasarana pendidikan di Kota Langsa yang rusak dan terendam banjir akhir November 2025 lalu, (Dok/Ist).

Bobby menjelaskan, bahwa hal yang paling terasa pasca banjir adalah sulitnya proses belajar dan mengajar karena sampai sekarang banyak sarana dan prasarana masih rusak dan juga minim.

Ia pun berharap agar pemerintah pusat dapat mendukung penyediaan sarana dan prasarana pada sektor pendidikan, khususnya bagi daerah yang sangat terdampak banjir.

“Kita berharap pemerintah pusat terus mendukung penyediaan sarana dan prasarana sektor pendidikan, begitu juga untuk semua sektor dapat segera pulih bersama dengan bantuan pemerintah pusat,” harap Bobby.

Dengan begitu, tidak ada satu pun anak-anak bangsa yang kehilangan haknya untuk belajar dan memiliki peluang meraih masa depan yang lebih baik, serta menjadi harapan bagi generasi mendatang.

“Kita yakin, sinergitas seluruh pemangku kepentingan dan komitmen pemerintah, serta dukungan masyarakat, maka pemulihan sektor pendidikan pasca bencana dapat terlaksana secara efektif,” ungkap Bobby Edwin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *