BANDA ACEH – Sebanyak 74 Pramuka Penggalang dari unit SD dan SMP Sekolah Islam Terpadu (SIT) SIT Nurul Fikri Aceh mengikuti kegiatan Kemah Penggalang yang berlangsung pada 24–25 April 2026 di Taman Hutan Kota Trembesi, Banda Aceh.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter siswa melalui aktivitas kepramukaan yang dikemas dalam suasana alam terbuka.
Sejumlah tokoh kepramukaan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Harian Kwarcab Pramuka Aceh Besar, Cut Bang Zulfidar, Ketua Bina Muda Kwarcab Pramuka Banda Aceh, A. Sani, Kamabigus SDIT Nurul Fikri Aceh, Wayir Nuri, perwakilan Kwarnas, kak Zulfahmi MD, serta anggota Mabigus SD dan SMP, Kak Mujaddid dan Kak Melita Sofiyana.
Dalam sambutannya, Ketua Bina Muda Kwarcab Pramuka Banda Aceh, A. Sani, mengapresiasi semangat para peserta yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
“Kami berharap agar para Pramuka Penggalang terus tumbuh menjadi generasi muda yang berkarya, berbakti kepada nusa dan bangsa, serta memiliki kepedulian dalam menjaga kelestarian alam,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari upacara pembukaan, penampilan kreativitas seperti tari semaphore, hingga kegiatan spiritual berupa shalat berjamaah, dzikir Al-Ma’tsurat, tahajud, dan tilawah Al-Qur’an.
Selain itu, peserta juga dibekali keterampilan dasar kepramukaan melalui kegiatan pendirian tenda, api unggun dan malam kreativitas, olahraga, jelajah alam, serta bakti sosial.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan kenaikan jenjang bagi anggota Pramuka Penggalang. Sebanyak 5 peserta dilantik sebagai Penggalang Terap, 2 peserta sebagai Penggalang Rakit, dan 3 peserta sebagai Penggalang Ramu sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan kesungguhan mereka dalam proses pembinaan.
Melalui kegiatan ini, SIT Nurul Fikri Aceh terus berkomitmen membentuk generasi SMART (Sholeh, Muslih, Cerdas, Mandiri, dan Terampil) yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kepemimpinan, memiliki kepedulian sosial, serta menumbuhkan kecintaan terhadap alam dan tanah air.









