Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Sensus Ekonomi 2026 Sasar Pelaku Usaha, Jeffry Sentana: Fondasi Penyusunan Kebijakan

IMG 20260621 194043
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana foto bersama Ketua DPRK Langsa, Sekda, Asisten, Kepala OPD, Kepala BPS Kota Langsa dan petugas Sensus Ekonomi 2026. (Foto:hariandaerah.com/Humas).

KOTA LANGSA – Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra SE menyampaikan, bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki arti strategis bagi Kota Langsa. Sehingga data ekonomi yang akurat sangat dibutuhkan sebagai fondasi dalam menyusun kebijakan pembangunan, terlebih setelah Kota Langsa menghadapi dampak bencana hidrometeorologi yang turut memengaruhi aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Langsa pada Pencanangan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE-2026) Kota Langsa sekaligus pelepasan petugas Sensus Ekonomi 2026 di halaman Pendopo Wali Kota Langsa, Minggu (21/06/2026).

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 ini menjadi bagian dari agenda besar nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia setiap 10 tahun sekali untuk memotret kondisi perekonomian secara menyeluruh, dengan tujuan tersedianya data ekonomi yang lengkap, akurat, dan terpercaya.

“Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum yang sangat penting bagi Kota Langsa. Sensus ini tidak hanya bertujuan menghasilkan data ekonomi yang lengkap, akurat dan terpercaya, tetapi juga menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan pengambilan keputusan yang tepat masa mendatang,” ucap Jeffry Sentana dalam sambutannya.

Lebih lanjut disampaikan, perubahan ekonomi yang berlangsung cepat, termasuk perkembangan platform digital, pembayaran non-tunai, serta munculnya berbagai jenis usaha baru, perlu dipetakan secara objektif dan menyeluruh.

Karena itu, data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menggambarkan kondisi riil perekonomian daerah, termasuk sektor-sektor yang terdampak maupun sektor yang memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang.

BACA JUGA:  Presensi Fiktif, Ribuan ASN Brebes Terancam Sanksi Berat

Pemerintah Kota Langsa dalam hal ini mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, dengan menginstruksikan seluruh perangkat daerah, camat, geuchik, dan unsur pemerintahan di tingkat gampong untuk ikut mengawal, membantu, dan memfasilitasi kelancaran pendataan di lapangan.

Jeffry berpesan kepada seluruh agar senantiasa menjaga integritas, profesionalitas, dan komitmen dalam menjalankan tugas. Petugas juga diminta menguasai metodologi pendataan, memanfaatkan teknologi dengan bijak, mengedepankan pendekatan yang humanis dan santun, serta menjaga kesehatan dan keselamatan selama bertugas.

“Saudara-saudara adalah ujung tombak keberhasilan sensus ini. Tugas yang saudara emban bukan sekadar mendata usaha, tetapi turut menentukan kualitas data yang akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi daerah,” pesannya.

Tidak lupa ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kota Langsa untuk menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang benar, jujur, dan lengkap. Menurutnya, data yang diberikan hari ini akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan dan percepatan pemulihan ekonomi Kota Langsa ke depan.

“Dengan data yang akurat, kita dapat menyusun kebijakan yang tepat. Dengan kebijakan yang tepat, kita dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat. Dan dengan kerja sama seluruh pihak, kita optimis Kota Langsa dapat bangkit lebih cepat, pulih lebih kuat dan tumbuh lebih maju,” terangnya menambahkan.

Pemerintah Kota Langsa bersama BPS Kota Langsa berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar, menghasilkan data berkualitas, serta menjadi dasar penting dalam memperkuat fondasi pembangunan, meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha, dan mendorong kemajuan ekonomi Kota Langsa yang lebih berdaya saing.

BACA JUGA:  Jumat Berkah, Pemko Langsa Serah 38 Alat Bantu Jalan Bagi Penderita Penyakit Lumpuh

“Sensus Ekonomi 2026 Mencatat Indonesia, Membangun Ekonomi Bangsa,” pungkas Jeffry.

Sebelumnya, Kepala BPS Kota Langsa Titiek Zurriyati S.Si menyampaikan, bahwa pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan serentak mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Sensus ini menyasar seluruh skala usaha, mulai dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), usaha besar, hingga korporasi, baik yang menetap di bangunan fisik maupun yang tidak menetap.

Titiek menjelaskan, petugas akan melakukan pendataan dan penyisiran di lapangan untuk memastikan seluruh aktivitas ekonomi masyarakat tercatat dengan baik. Hal ini sejalan dengan semangat “No One Left Behind”, agar tidak ada pelaku usaha atau aktivitas ekonomi yang terlewat dalam pendataan.

“BPS menjamin penuh kerahasiaan data individu maupun data perusahaan responden. Data yang dikumpulkan hanya digunakan untuk keperluan agregat statistik dan tidak akan disalahgunakan untuk kepentingan lain, termasuk urusan perpajakan pribadi,” ungkap Titiek Zurriyati.

Turut hadir, Ketua DPRK Langsa Melvita Sari S.AB, Sekda Kota Langsa Dra. Suhartini M.Pd, Para Asisten, Kepala OPD dan Camat dalam Kota Langsa serta jajaran BPS Kota Langsa dan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kota Langsa.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *