Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Strategi Bulog Bertahan Saat inflasi

IMG 20220826 WA0028

HarianDaerah.com Lebak – Di tengah tantangan global saat ini, berupa ketegangan geopolitik yang masih berlangsung, gangguan mata rantai pasokan global, dan pelaksanaan kebijakan proteksionisme dari berbagai negara, sangat berdampak pada peningkatan inflasi global, termasuk Indonesia.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), bahwa tekanan kenaikan inflasi sempat terlihat pada periode Juli 2022 dengan Indek Harga Konsumen (IHK) mencapai 4,94% (yoy), lebih tinggi dari kisaran sasaran 3+1%. Hal tersebut terutama disebabkan oleh inflasi kelompok pangan bergejolak (volatile food) yang mencapai 11,47% (yoy).

Tekanan pada inflasi tersebut dapat tertahan terutama oleh stabilnya harga beras. Hal itu sejalan dengan keberhasilan Indonesia dalam swasembada beras sejak 2019.

“Secara nasional, BULOG mampu menjaga stok beras CBP minimal 1 juta ton tiap tahun di seluruh Indonesia sejak tahun 2019 sampai dengan 2021,” ujar Umar, Kepala Cabang BULOG Kantor Cabang Lebak Pandeglang, Jumat (25/8)

BACA JUGA:  Kebobrokan Masa Lalu, Dividen PDAM Menunggak Hampir Rp 19 Miliar

Baca juga : Soal Penguburan Beras di Depok, Polisi Masih Selidiki

Di sisi lain, BULOG terus menggulirkan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) Beras Medium di sepanjang tahun sebagai langkah antisipatif terhadap gejolak harga beras di masyarakat.

“KPSH merupakan tindakan preventif guna memastikan pasokan beras medium tetap tersedia di masyarakat. Sehingga diharapkan pada sepanjang musim, baik panen maupun paceklik, masyarakat tetap mendapat pasokan beras setiap saat,” tambah Umar.

Bahkan saat ini tersedia Beras medium KPSH dengan kemasan 5 kg, agar tidak hanya menjangkau distributor beras, melainkan juga sampai ke pedagang pengecer, Rumah Pangan Kita (RPK), dan Toko Ritel Modern.

Selain itu, untuk mengendalikan inflasi pangan harus ada sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah serta kolaborasi dari berbagai pihak. BULOG Cabang Lebak -Pandeglang bekerjasama dan melibatkan diri dalam salah satu program pemerintah daerah, diantaranya penyelenggaraan pasar murah yang diselenggarakan oleh Dinas
Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kabupaten Lebak dan
Pandeglang.

BACA JUGA:  Kotak Suara Pilkada 2024 Aceh Tamiang Diamankan di Gudang KIP dengan Pengawasan Ketat

“Pada tanggal 23 Agustus 2022 kemarin, di Alun-Alun Pandeglang, BULOG di kegiatan Pasar Murah menawarkan produk pangan murah berkualitas berupa beras, gula pasir, dan daging kerbau. Untuk selanjutnya, kami juga akan mengadakan hal serupa di Alun-alun kecamatan Malingping, Lebak, pada tanggal 31 Agustus 2022,” pungkas Umar.[Red]

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *