Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Sulawesi Selatan Tingkatkan Ekspor Perikanan Melalui Penerbangan Langsung

sulawesi
Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin (dua dari kanan) melepas ekspor perikanan melalui penerbangan langsung Makassar-Hongkong. (Foto: Istimewa)

SULAWESI SELATAN – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, menekankan pentingnya mengembangkan ekspor produk perikanan melalui penerbangan langsung menggunakan pesawat kargo. Menurutnya, ini dapat meningkatkan kualitas produk yang lebih segar dan daya saing yang lebih baik. Pernyataan ini disampaikan setelah melepas ekspor produk perikanan senilai Rp437,5 juta ke Hongkong melalui Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Kamis (5/10/2023).

Bahtiar menjelaskan bahwa, Hongkong sangat bergantung pada produk olahan hasil perikanan, sehingga penerbangan langsung dari Makassar ke Hongkong diharapkan dapat menghadirkan produk perikanan yang lebih segar.

“Hongkong sangat bergantung pada produk olahan hasil perikanan sehingga diharapkan adanya penerbangan langsung dari Makassar ke Hongkong. Kualitas perikanan daerah ini lebih fresh dan punya daya saing dengan jarak tempuh lebih singkat ketimbang melalui Jakarta dan Surabaya,” katanya.

BACA JUGA:  Bank Aceh Dukung Kegiatan Pasar Tani

Komoditas perikanan yang diekspor mencakup ikan kerapu hidup, udang ronggeng, teripang kering, dan perut ikan yang dikeringkan.

Untuk saat ini, ekspor produk perikanan diterbangkan ke Hongkong dua kali seminggu. Namun, Bahtiar berharap produksi ikan di daerah ini terus meningkat sehingga ekspor dapat dilakukan setiap hari.

Selain Hongkong, Sulsel juga berencana mengirim komoditas ekspor perikanan ke Jepang, Singapura, Australia, dan China, meskipun saat ini masih dalam tahap pengajuan perijinan.

“Kami akan buka penerbangan ekspor ke Jepang, Singapura, Australia, dan China, namun masih tahap proses perijinan,” kata Direktur Utama PT Rusky Aero Indonesia (Raiondo United Services), Bambang Sujatmiko.

BACA JUGA:  Kejari Simeulue Dampingi Tim Penyidik Kejati Aceh Geledah Kantor PT Perindo

Bambang juga menyatakan bahwa, untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pihaknya akan memberikan kuota ekspor sebesar 1 ton secara gratis dari kapasitas 20 ton untuk dikirim ke beberapa negara tujuan, termasuk Hongkong.

Sebelumnya, ekspor produk perikanan melalui jalur udara sering menggunakan Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara Surabaya, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, kemudian diterbangkan ke berbagai negara tujuan. Sebagian produk juga diekspor secara langsung menggunakan pesawat penumpang ke Kuala Lumpur dan Singapura.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *