Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Tak tahu Malu !, Pasca Berita Sebar Fitnah, Oknum Guru SMK Ma’arif Banyumas Intervensi Siswa

Tak tahu Malu !, Pasca Berita Sebar Fitnah, Oknum Guru SMK Ma'arif Banyumas Intervensi Siswa images 26

PRINGSEWU – Pasca viral pemberitaan mengenai oknum guru Sekolah Menengah Kejujuran ( SMK) Ma’arif Banyumas Pringsewu berinisial SS diduga menebar fitnah, SS berusaha membungkam sejumlah siswa agar tidak bercerita tentang kelakuannya menjelek-jelekkan korban berinisial G kepada siapapun.

Dia mendatangi sejumlah siswa diduga berupaya untuk mengintervensi, bermaksud agar siswa tidak bercerita jikalau dirinya pernah mengatakan bahwa S pernah berbuat mesum.

Terlebih kepada awak media yang sedang mem- follow up pemberitaan mengenai kelakuannya.

Justru kehadiran SS membuat siswa menjadi geram.Yang terjadi sebaliknya siswa bercerita kejadian sebenarnya bahwa SS pernah mengatakan bahwa G pernah melakukan hubungan terlarang.

“SS mendatangi kami agar kami tidak boleh menyampaikan kalau dirinya pernah bercerita terkait perbuatan G saat PKL dan jika ada yang tanya bilang saja tidak tahu, “ungkap sejumlah siswa yang minta dirahasiakan namanya, Kamis (1/2/24).

Berita sebelumnya, siswi Sekolah Menengah Kejujuran (SMK) Ma’arif Banyumas berinisial S, diduga menjadi korban fitnah oleh seorang oknum guru yang mengajar ditempatnya bersekolah yaitu berinisial SS.

SS menuduh G melakukan hubungan terlarang (Diluar nikah) ketika dirinya sedang mengikuti Praktek Kerja Lapangan ( PKL) di kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu lampau.

Atas tuduhan itu kini G menanggung rasa malu. Sebab, tuduhan tersebar luas hingga ke telinga teman kelasnya, dan juga para siswa dikelas lain. Termasuk sampai ke telinga para guru, bahkan termasuk kedua orang tua bahkan lingkungan sekolah.

“Apakah pantas Guru tersebut bicara tentang diri saya sendiri yang mengatakan telah melakukan perbuatan yang menurut saya tidak pantas disampaikan ke temen temen saya bahwa saya sudah pernah ngamar dengan laki laki saat PKL di kecamatan Sukoharjo. Ini kan keterlaluan. Padahal saya tidak pernah melakukan hal tersebut, “tutur G, kepada wartawan, Rabu (31/1/24).

Menurut G, oknum guru tersebut telah mempermalukannya. Bahkan seperti sengaja untuk merusak nama baiknya.

Kini G banyak menutup diri. Akibat tuduhan itu banyak menimbulkan spekulasi negatif terhadap dirinya. Lantaran tidak sedikit dari siswa yang kini menganggapnya sebagai wanita tendahan.

” Saya ini malu dengan teman teman saya jujur hal tersebut tidak pernah terjadi dan itu adalah fitnah bagi saya ,kalau memang benar siapa saksinya coba ,ini kan sudah menyerang pribadi saya, “sambungnya.

Sementara oknum Guru yang berinisial SS ketika dikonfirmasi melalui telpon pribadinya membenarkan ucapannya tersebut.

Dirinya mengatakan itu semua lantaran mendapat informasi dari seseorang yang enggan ia sebutkan namanya.

“Iya memang saya yang mengatakan hal tersebut tapi berdasarkan keterangan orang saya juga, “Kata SS.

SS belum mengembangkan kebenaran informasi tersebut. Bahkan dirinya belum mengkaji kembali cerita yang ia dapatkan.

“Saya tidak menanyakan kebenarannya tersebut ” kata SS. (team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *