Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Tinjau Pasar Langsa Pasca Pembongkaran Lapak Liar, Sekda: Aktivitas Berjalan Normal

IMG 20260205 151917
Sekda Kota Langsa, Dra. Suhartini didampingi Plt. Kadis Perhubungan dan Sekretaris Satpol PP saat tinjau pasar induk Kota Langsa. (Foto:hariandaerah.com/Sukma).

KOTA LANGSA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Langsa, Dra. Suhartini M.Pd menyampaikan bahwa aktivitas para pedagang dipasar induk Kota Langsa sudah berjalan normal, Kamis (05/02/2026).

Hal itu disampaikan saat meninjau pasar induk Kota Langsa bersama Plt. Kadis Perindagkop Haris Gusnally, Plt. Kadis Perhubungan Nazaruddin dan Sekretaris Satpol PP Muhammad Tarmizi serta dikawal personel Satpol PP.

“Aktivitas pasar berjalan nornal seperti biasa. Tidak terlihat lagi pedagang yang berjualan tanpa izin dan ditenpat yang tidak semestinya,” ucap Dra. Suhartini.

Ia menjelaskan, peninjauan ini dilakukan karena beberapa hari ini Satpol PP Kota Langsa bersama pihak terkait lainnya terus melakukan penertiban pedagang di badan jalan.

BACA JUGA:  Dandim dan Polres Ikut Diskusi Publik Bersama SWI Aceh Barat
IMG 20260205 151849
Sekda Kota Langsa, Dra. Suhartini saat meminta keterangan dari pedagang dan juru parkir di pasar induk Langsa, Kamis (05/02/2026).

Adapun peninjauan oleh Sekda Kota Langsa dan rombongan dimulai dari jalan samping Mesjid Raya sampai dengan depan Vihara Kota Langsa.

Sekda Kota Langsa terlihat terkejut karena saat di depan Vihara melihat genangan air dari pajak ayam disamping Vihara dan juga di dalam parit banyak belatung sehingga meminta pihak terkait agar parit tersebut harus dilakukan normalisasi, agar yang tersumbat bisa normal kembali.

“Jadi pajak harus diutamakan karena paritnya sudah banyak yang kesumbat, selain jalan-jalan besar yang sudah di keruk sebagian,” terangnya.

Kemudian disampaikan, bahwa sisa sampah dan lumpur pasca banjir kemarin masih mengendap sendimennya, sehingga membuat parit-parit di pasar jadi dangkal dan belum dibersihkan.

BACA JUGA:  Rudapaksa Anak Kembali Terjadi, Pelakunya Ayah Kandung Kini Kabur

“Kita himbau kepada pedagang, khususnya tempat pemotongan ayam agar limbahnya tidak menggenangi jalan dan parit, karena akan dipenuhi ulat belatung dan beraroma busuk. Ini sangat mengganggu penciuman,” ungkap Suhartini.

Terakhir ibu Sekda Kota Langsa ini tidak lupa memberikan apresiasi kepada para pedagang tentang kesadaran untuk  membuang sampah pada tempatnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *