SOLO – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Nahdlatul Ulama (NU) di Solo, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (22/1/2023).
Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berpesan kepada seluruh pemuda-pemudi Nadhatul Ulama untuk terus meningkatkan kualitas demi menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Hal itu dirasa penting ketika Indonesia memasuki bonus demografi pada tahun 2030-2035.
Kapolri berharap, generasi penerus NU memiliki kualitas SDM yang unggul demi mewujudkan visi Indonesia Emas di tahun 2045. Sehingga, terwujud estafet kepemimpinan Indonesia.
“Ini menjadi harapan kita semua. Adik-adik yang ada disini kedepan menjadi orang penting. Apakah itu di jajaran birokrat atau tetap membesarkan pesantren di dunia pendidikan. Ataukah di tempat lain. Yang jelas kita inginkan, kader disini tahun itu, menjadi orang hebat,” ungkap Kapolri
Lebih lanjut Kapolri menambahkan, warga NU di seluruh Indonesia telah teruji dalam bersinergi maupun berdiri di garis terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI dari segala bentuk ancaman maupun gangguan. Atas hal itu, dalam menjaga keutuhan NKRI, NU tidak diragukan lagi
“TNI-Polri tentunya melaksanakan hal tersebut (menjaga persatuan-kesatuan) karena tugas pokok kita. Tetapi, Nahdliyin sudah teruji. Bahkan sebelum merdeka pun semangat cinta tanah air, telah digelorakan dengan semangat Hubbul Wathan Minal Iman, ini sudah jauh-jauh hari ada,” kata Kapolri.














