BANDA ACEH — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Banda Aceh bekerja sama dengan Global Kini menggelar Workshop Jurnalistik bagi para siswa, Jumat (10/10/2025). Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 10 hingga 14 Oktober 2025, dan dipusatkan di Laboratorium Komputer MAN 3 Kota Banda Aceh. Sebanyak 32 peserta antusias mengikuti pelatihan tersebut.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 3 Kota Banda Aceh, Junaidi IB, S.Ag., M.Si. Dalam sambutannya, Junaidi mengapresiasi inisiatif pelaksanaan kegiatan yang digagas oleh Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM). Ia berharap workshop ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan banyak sesi praktik agar peserta lebih mudah memahami dunia jurnalistik secara menyeluruh.
“Pelatihan ini sangat penting untuk menambah wawasan dan pengetahuan siswa tentang dunia jurnalistik. Dengan melatih jurnalis muda dari kalangan madrasah, mereka dapat menulis tentang apa yang terjadi di lingkungan sekolah. Diharapkan semangat menulis ini terus berkembang dan dibina secara berkelanjutan,” ujar Junaidi.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Abdul Razak, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan kemampuan jurnalistik agar mereka tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menjadi produsen informasi yang kritis dan beretika.
Lebih lanjut, Abdul Razak menyebutkan bahwa pelatihan ini juga menjadi ajang pengkaderan dan penjaringan bakat jurnalistik di lingkungan MAN 3 Kota Banda Aceh. Dengan adanya kegiatan ini, ia berharap publikasi madrasah semakin aktif sehingga dapat mendukung terwujudnya Madrasah Hebat dan Bermartabat.
Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber profesional, salah satunya Ihan Nurdin, Pemimpin Redaksi Perempuanlauser.com, yang membagikan pengalaman dan teknik dasar jurnalistik kepada peserta.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Fadhli, S.Pd., M.Sc.; Kepala Perpustakaan sekaligus Agen Penggerak Literasi Madrasah, Yusniar, S.Pd.; serta para guru mata pelajaran Bahasa Indonesia MAN 3 Kota Banda Aceh, yang turut memberikan dukungan terhadap penguatan gerakan literasi di lingkungan madrasah.








