ACEH BARAT – Warga keluhkan jalan berdebu disaat masa perbaikan, tepatnya pada lintasan Sawang Teube- Alue Lhok, Senin (8/8/2022).
Masyarakat dan pedagang merasakan dampak dari debu kendaraan yang melintas. Hingga kini, debu halus tersebut berserakan pada badan jalan.
“Warga setempat dan pedagang terganggu pernafasannya, termasuk anak-anak yang tinggal di sekitar proyek perbaikan jalan tersebut,” kata Kadafi.
Kadafi mengatakan, bahwa sangat terganggu dengan kenderaan proyek yang melintas. Pasalnya, perumahan warga di lintasan itu berdekatan dengan badan jalan. Sehingga, ketika kendaraan proyek melintas akan menghasilkan debu dan menerpa rumah Warga.
Ia juga berharap kepada rekanan agar memikirkan warga sekitar dan juga dapat melakukam penyiraman
“Belum ada tindakan, sejak pengerasan jalan, jarang pun disiram oleh rekanan proyek. Apalagi warga yang punya dagangan dipastikan Debu masuk ke dalam Ruko dan lengket pada barang-barang dagangannya, juga pada property seperti rak-rak barang,” ucapnya.
Ia juga menuturkan, bahwa kondisi bagian jalan yang belum diaspal berlubang sangat parah dan sempit.
“Kondisi itu sudah sangat lama sehingga banyak pengendara yang melintas sempat jengkel melihat jalan yang tidak kunjung selesai,” ungkapnya.
Beberapa warga lain kembali menyampaikan harapan agar perbaikan segera dipacu. Sebab, selama ini setiap waktu sangat banyak kendaraan melintasi dari arah Nagan ke Meulaboh atau sebaliknya.
Karena jalan itu bukan saja dilintasi kendaraan pribadi juga kendaraan penumpang dan truk proyek.
“Kami berharap adanya keseriusan pemerintah terhadap perbaikan jalan Nasional tersebut,” pungkasnya.














