BANDA ACEH – Panitia Pelaksana Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh (Disbudpar Aceh) mengimbau kepada para pengunjung untuk membawa tumbler dan totebag dari rumah masing-masing. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan go green (ramah lingkungan).
Hal tersebut sebagaimana disampakan Disbudpar Aceh melalui laman website resmi Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8.
Dikatakan, Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 yang akan berlangsung pada 4-12 November 2023 mendatang, turut mendukung gerakan Go Green (ramah lingkungan). Pengunjung diminta membawa tumbler atau botol minuman sendiri dari rumah. Tak perlu khawatir kehabisan air minum, nantinya di setiap sudut lokasi PKA-8 bakal disediakan water station gratis.
Selain itu, pengunjung diharapkan membawa totebag atau kantong belanja jika ingin membeli sesuatu di lokasi PKA. Langkah ini diperlukan agar bersama-sama meminimalisir penggunaan sampah plastik.
Di sejumlah tempat dalam lokasi PKA-8 nantinya juga bakal disediakan tong sampah sesuai dengan jenis sampahnya, baik organik maupun non-organik. Pengunjung diminta bekerja sama menjaga perhelatan kebudayaan terbesar di Aceh itu dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Yuk, terapkan aksi ramah lingkungan untuk mendukung gerakan go-green pada PKA-8 di Taman Sulthanah Safiatuddin Banda Aceh.














