Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Kerusakan Jalan Akibat Truk Pasir di Banyumas Pringsewu, Pj Marindo : Secepatnya Dicari Solusi

IMG 20240317 WA0177
Foto : Pj Marindo dan Sekab Heri Iswahyudi meninjau gorong gorong yang rusak di Nusawungu Banyumas, Pringsewu, Minggu (17/3/24). (Davit/Hariandaerah.com)

PRINGSEWU – Akibat dilalui ratusan armada pengangkut pasir melebihi tonase asal Lampung Tengah, kini warga Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu mengeluhkan kondisi jalan penghubung Pekon Waya Krui dengan Kampung Sri Way Langsep yang mengalami rusak parah.

Seperti yang diungkapkan Arfan Nurohim dimama kondisi jalan rusak di lokasi ini yaitu sepanjang 1km dan sudah lama menyulitkan pengguna jalan.

“Jalan ini sering dilalui truk pengangkut pasir dan muatan batu buat aspal. Pernah diperbaiki diuruk dengan tanah tapi setelah dilewati mobil pengangkut pasir jalannya kembali rusak,” kata dia.

Kondisi ini sangat dikeluhkan masyarakat dan berharap segera di tindak. “Banyak jalan rusak seperti di Pekon Sri Rahayu, Waya Krui, Nusawungu dan Pekon Banyumas. Penyebabnya truk truk pengangkut pasir dari Kecamatan Sendang, Kecamatan Kalirejo Lampung Tengah,” paparnya.

Di tempat lain, Saman Warga Pekon Nusawungu Kecamatan Banyumas mengeluhkan jalan dan gorong gorong yang rusak parah di pekon setempat. Menurutnya pengendara yang melintas sangat tidak nyaman bahkan sering terjungkal dilokasi gorong gorong yang amblas.

BACA JUGA:  Forum Pemuda Aceh Minta Bawaslu RI Hormati Kekhususan Aceh

“Jembatan ini sudah 5 tahun rusak, masyarakat berharap pemerintah segera memperbaikinya begitu juga dengan alan kami minta supaya di aspal,” ujar Saman.

Penjabat Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan saat meninjau langsung lokasi jalan yang rusak mengatakan, secepatnya akan dicari solusi supaya jalan bisa di lalui dengan nyaman.

“Mungkin untuk sementara di sabes dulu, terkait penanganan selanjutnya butuh proses penganggaran dan itu akan kita usulkan di APBD Perubahan atau di APBD murni tahun 2025,” kata Marindo. Minggu (17/3/24).

Disinggung apakah penyebab kerusakan akibat kualitas bangunan atau muatan kendaraan yang melebihi tonase, Marindo mengatakan akan dipelajari dulu karena bisa jadi penyebabnya kedua duanya.

“Tapi saya yakin dalam pengerjaan ada perencanaan dan pengawasan, jika karena tonase kita imbau semua pihak sama sama memperhatikan infrastruktur yang ada,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Sembako Bantuan Presiden Dikubur di Depok, Ditemukan di Kedalaman 3 Meter

Menanggapi adanya rencana warga untuk memasang portal dijalan, Marindo mengatakan nanti dulu karena Pemerintah Daerah akan melakukan komunkasi dengan pihak pihak terkait. “Intinya endingnya bagaima jalan bisa bagus seperti yang diharapkan masyarakat,” tandasnya.

Sementara terkait gorong gorong yang amblas di Pekon Nusawungu, Kabid Bina Marga PUPR Pringsewu Fahmi mengatakan akan diperbaiki tahun 2024 ini. “Rencana akan diperbaiki bulan Juni anggarannya Rp. 200 juta,” kata Fahmi.

Selanjutnya Pj Marindo beserta rombongan meninjau jalan rusak di Tanjung Anom Kecamatan Ambarawa. Menurut Fahmi jalan Pekon Tanjung Anom – Sumber Agung yang rusak akan diperbaiki tahun ini dengan estimasi anggaran Rp.500 juta. (Vit)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *