Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

PKM FKIP Unsam Gelar Pelatihan Baca Berita Bahasa Inggris Online Al Apps Siswa SMA

IMG 20240801 105635
Tim PKM FKIP Universitas Samudra foto bersama Kepala Sekolah dan Guru SMA Negeri 1 Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. (Foto:hariandaerah.com/Sukma)

ACEH TIMUR – Dosen FKIP Universitas Samudra menggelar pelatihan membaca berita berbahasa Inggris online dengan bantuan Al Apps sederhana untuk meningkatkan minat membaca dan critical thinking siswa SLTA, Kamis (01/08/24).

Pelatihan oleh Tim PKM dengan Ketua Surya Asra S.Pd M.Hum, anggota Rahmiati S.Pd M.Pd dan Fadlia SS M.Ed serta dibantu oleh dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unsam diberi kepada siswa SMA Negeri 1 Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

Para siswa diberikan motivasi dan cara penggunaan aplikasi AI, seperti Google Lens, Google Translate dan Gemini, serta Perplexity untuk memudahkan memahami bahan bacaan bahasa Inggris.

Ketua Tim PKM FKIP Unsam, Surya Asra S.Pd M.Hum menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan critical thinking. Juga untuk memotivasi siswa agar lebih mencintai dan mau belajar bahasa Inggris dalam kegiatan sehari-hari. Sehingga dengan ada kemampuan bahasa Inggris yang baik dapat mengakses pendidikan tinggi dengan lebih mudah.

IMG 20240801 105725
Siswa-siswi peserta pelatihan membaca berita berbahasa Inggris online dengan bantuan Al Apps sederhana foto bersama Tim PKM FKIP Unsam, Kepala Sekolah dan Guru SMAN 1 Idi Rayeuk, Kamis (01/08/2024)

“pelaksanaan kegiatan ini juga untuk menyahuti permasalahan rendahnya literasi siswa di Indonesia, terutama dalam literasi membaca. Indonesia masuk dalam kategori 10 Negara yang memiliki tingkat literasi rendah di tahun 2022, yaitu peringkat 56 dari 70 Negara,” ucapnya.

BACA JUGA:  Hadiri Wisuda Fatih Bilingual School, Plh Kadisdik Aceh: Bangun Generasi Aceh yang Berkarakter Islami

Surya Asra mengatakan, salah satu efek negatif dari literasi membaca yang rendah adalah rendahnya kompetensi berpikir kritis (critical thinking). Kompetensi ini sangat penting dalam menghadapi perkembangan abad-21, menghadapi perkembangan dunia digital yang sangat pesat.

“maraknya pemberitaaan online bahwa siswa Indonesia masih rendah dalam literasi dan berpikir kritis, serta juga dilaporkan bahwa siswa Indonesia mampu membaca tetapi kebanyakan tidak mengerti dengan apa yang dibacanya. Ini dasar dibuat pelatihan,” sebutnya.

Ketua Tim PKM ini menegaskan, usaha untuk memperbaiki tingkat literasi siswa di Indonesia harus dilakukan oleh semua pihak. Mulai dari Kementerian, Sekolah dan juga universitas sebagai institusi pendidikan tinggi harus ikut terlibat melalui Tri Dharma PT. Secara umum dalam pembelajaran atau pengajaran dan penelitian, secara khusus dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini.

Surya menjelaskan dalam pelatihan ini, siswa akan diberikan motivasi dan cara penggunaan AI untuk memahami bacaan berbahasa Inggris. Awalnya diberikan kuesioner pra-pembekalan terkait minat literasi dan sikap terhadap bahasa asing.

“selanjutnya seminar motivasi membaca dan berpikir kritis. Kemudian workshop penggunaan aplikasi AI dengan media smarphone (handphone) untuk membaca berita berbahasa Inggris,” ujarnya.

Ia menambahkan untuk seminar motivasi dengan tema “Membaca Bermakna” dirinya sendiri yang sampaikan. “membaca adalah kunci untuk dapat berpikir kritis dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan,” paparnya.

BACA JUGA:  Raker IAIN Langsa 2025 Ditutup, Doktor Emi: Komitmen Bersama dan Semangat Baru

“sedangkan workshop penggunaan aplikasi AI disampaikan oleh Rahmiati S.Pd M.Pd. Beliau akan mengajar cara menggunakan aplikasi Google Lens, Google Translate, Gemini dan Perplexity untuk memudahkan siswa dalam memahami bahan bacaan bahasa Inggris,” sambungnya.

“sebelum acara berakhir, Tim PKM akan membuka ruang diskusi dan siswa diberikan kuesioner pasca pembekalan terkait minat literasi dan sikap terhadap bahasa asing,” ungkap Surya Asra.

Sebelumnya, Kepala SMA Negeri 1 Idi Rayeuk, Yusmiana S.Pd yang diwakili Humasnya, Hera Wati S.Pd dalam pembuka acara mengatakan bahwa pelatihan ini dapat bermanfaat bagi siswa SMA Negeri 1 Idi Rayeuk dalam menyongsong masa depan, terutama bekal untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

“Semoga pelatihan ini dapat memberikan motivasi bagi siswa-siswa kami untuk terus belajar bahasa Inggris, meningkatan minat baca serta mampu berpikir secara kritis dalam kehidupannya kelak,” harap Hera Wati mengakhiri kata sambutan.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *