KOTA LANGSA – Pengurus Cabang Ikatan Motor Indonesia (Pengcab IMI) Kota Langsa terpecah belah sejak 1 tahun pengurus barunya terbentuk sesuai SK dari Ketua Pengprov IMI Aceh yang diterbitkan Januari Tahun 2024 lalu.
Hal ini dikarenakan sebanyak 5 Pengurus intinya kompak mundur dengan berbagai alasan dan surat pengunduran diri mereka sudah diserahkan kepada Ketua IMI Langsa, Dalem Syukri ST bahkan ditembuskan ke Ketua IMI Aceh, H Mirza Mubaraq SE.
Pengunduran diri secara bersama-sama ini, membuat kredibilitas Ketua IMI Langsa diragukan dalam memimpin lembaga otomotif di Kota Langsa dan bisa juga secara pribadi.
Informasi yang diterima hariandaerah.com, awalnya pengunduran diri dilakukan oleh Ketua Harian H. Munawwar SE, Sekretaris Azharis SE, Bendahara Eko Pranata dan Ketua Bidang Roda Empat Nadry Syahran SH. Mereka menyerahkan surat pengunduran diri pada Kamis (06/02/2025).
Sehari kemudian, Ketua Bidang Mobilitas dan Komunikasi, Sukma M Thaher juga ikut mundur sekaligus menyerahkan surat pengunduran diri kepada Ketua IMI Langsa pada Jumat (07/02/2025) sore.
Sementara itu, salah satu yang mundur mengatakan bahwa dirinya dan yang lain mundur karena tidak cocok dengan pola kepemimpinan Ketua IMI Kota Langsa hari ini.
“Kita menilai beliau tidak cakap, kurang transparans, terkesan mau menang sendiri dan bahkan kadang otoriter,” ucap sosok itu saat dijumpai di salah satu Cafe, Jumat (07/02/2025).
Selanjutnya dikatakan, bahwa kita tidak menyangka jika Bang Dalem Syukri model begitu orangnya saat pimpin organisasi dan terkadang menjelekkan sesama pengurus ketika sudah tidak pas dengan dirinya.
“Pengunduran diri ini adalah sikap sadar diri kita. Mungkin Ketua IMI Langsa itu lebih cakap dan piawai secara personal tanpa kehadiran kami sekalipun bisa membawa IMI lebih baik kedepannya,” katanya sambil tersenyum.
Ia menjelaskan, kita selaku yang mengundurkan diri ini sebelumnya mau melakukan mosi tidak percaya terhadap Ketua IMI Langsa, tapi tidak jadi. “Kalo itu dilakukan, nanti kami dianggap orang rakus jabatan organisasi”, sebutnya tegas.
Adapun 5 pengurus inti yang mundur ini adalah teman-teman Dalem Syukri sendiri yang sudah lama kenal dan dekat, tapi begitu dalam 1 organisasi terjadi masalah.
“Mungkin dalam hal kepemimpinan, Abu Dalem Syukri tidak tegas sehingga kredibilitas dan komitmen dalam berorganisasi diragukan. Bahkan infonya acara Drag Race IMI Kota Langsa di Kuala Langsa belum ada LPJ-nya sampai saat ini, sudah lebih 1 bulan,” pungkasnya.














